Chief operating officer Bhayangkara FC mengacaukan masalah gaji karena sponsor hanya masuk

Home / Super Skor / Chief operating officer Bhayangkara FC mengacaukan masalah gaji karena sponsor hanya masuk

Laporan dari Abdul Majid, seorang reporter dari Tribunnews.com di Jakarta-TRIBUNNEWS.COM, Jakarta-PSSI telah mengeluarkan surat keputusan bernomor SKEP / 53 / VI / 2020 tentang kelanjutan persaingan pada tahun 2020 dalam kondisi khusus.

Ketiga, fokus dari keputusan ini adalah untuk memberi wewenang kepada Ligue 1 untuk membayar 50% dari upah para pemainnya, sementara Ligue 2 adalah 60% atau kurang dari upah minimum regional (UMR).

Setelah mendengarkan peraturan, COO Bhayangkara FC Kombes Pol. Sumardji mengaku masih bingung karena belum ada dana sponsor yang masuk sejauh ini.

Bahkan, Sumardji mengumumkan rencana untuk meningkatkan Rs 500 crore menjadi Rs 8 crore plan grants mungkin tidak selalu membantu keuangan.

Mengenai pembayaran gaji, sekarang 50% hingga 60%, tetapi belum ada sponsor yang masuk. Ya, saya berharap akan ada jalan di masa depan, “kata wartawan itu ketika menghubungi Su Maji.

” Jika kita mengandalkan hibah, berapa banyak lagi? Meskipun mencapai Rs 800 crore, itu masih tidak cukup untuk membayar gaji pemain. Sekarang, kita tinggal menunggu kepastian sponsor dan subsidi, “jelasnya.

Pada saat bersamaan, dalam SK tersebut, PSSI juga menjelaskan bahwa Ligue 1 dan Ligue 2 akan dilanjutkan pada Oktober. Sejauh ini, Jadwal peluncuran, aturan, format permainan dan posisi PSSI belum ditentukan.

“Karena ketika para pemain akan bertemu, manajemen kami belum menentukan. Karena kami juga menunggu tanggal yang tepat. Selain itu, pelatih Paul masih di negaranya dan kami hanya akan menunggu sampai dia kembali untuk menemukan tim, “pungkasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

adu ayam online_s128.net_s1288