Bamsoet dan kru Eagle Sailing bekerja sama secara sosial untuk mendukung bisnis peternakan domba

Home / MPR RI / Bamsoet dan kru Eagle Sailing bekerja sama secara sosial untuk mendukung bisnis peternakan domba

Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Bambang Soesatyo, Ketua Konferensi Permusyawaratan Rakyat Indonesia, mendukung Awak Pesawat Garuda Indonesia (KOAPGI) dan Koperasi Peternakan Indonesia Citra Berdikari untuk bekerja sama dalam pengembangan peternakan domba. Langkah-langkah pengembangan UMKM selama pandemi Covid-19 harus mendapat perhatian dan bantuan serius dari pemerintah.

“Neraca perdagangan daging kambing dan domba Indonesia masih defisit, dan tren ini tumbuh dengan laju tahunan sebesar 18,77%. Australia dan Amerika Serikat. Kegiatan breeding domba KOAPGI diharapkan dapat mengurangi impor dan menaklukkan pasar luar negeri,” kata Bamsoet Ucap usai menerima kepemimpinan KOAPGI di Kantor Kepresidenan MPR RI di Jakarta, Senin (28/9/20). -Rapat dihadiri oleh Ketua KOAPGI Rimond Barkah Sukandi dan anggota KOAPGI Sandya Pudja serta Sudjo Hartono. -Menurut data Badan Intelijen Pusat, Presiden Republik Demokratik Rakyat RI ke-20 menjelaskan bahwa statistik menunjukkan produksi domba Indonesia pada 2019 sebanyak 91.039 ton atau meningkat 82.274 ton dari tahun 2018. Kementerian Pertanian memperkirakan lima tahun ke depan dari 2019 hingga 2023 , Produksi domba Indonesia diperkirakan tumbuh rata-rata 1,85% per tahun. Barsot mengatakan: “Dengan memulai industri peternakan domba, KOAPGI juga turut membantu membuka bidang ini. Oleh karena itu, perlu mendapatkan dukungan finansial dari perbankan dan pemerintah melalui Kementerian UMKM.” Kepala Badan Kementerian Pertahanan FKPPI menambahkan, Presiden Yoko Joko Widodo terus melaksanakan rencana pemulihan ekonomi nasional hingga 2021. Pada tahun anggaran 2021, UMKM dengan Rs 356,9 miliar akan mendapatkan bantuan sebesar Rs 48,8 triliun, termasuk subsidi bunga KUR, pembiayaan UMKM, penjaminan, dan simpanan bank. — “Bersamaan dengan itu, PEN akan memberikan berbagai kemudahan bagi UMKM di tahun 2020.” Selain itu, PEN juga memberikan subsidi bunga sebesar Rp 34,15 triliun, insentif perpajakan Rp 28,06 triliun, dan pinjaman modal kerja baru sebesar Rp 6 triliun. Peluang ini bisa dimanfaatkan KOAPGI karena pemerintah secara serius menggalakkan pengembangan UKM, ”kata Bamsoet.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

adu ayam online_s128.net_s1288