Mengevaluasi laporan kinerja yang disampaikan Badan Nasional Bamso kepada MPR RI

Home / MPR RI / Mengevaluasi laporan kinerja yang disampaikan Badan Nasional Bamso kepada MPR RI

Jakarta, TRIBUNNEWS.COM-Bambang Soesatyo, juru bicara Musyawarah Rakyat Indonesia, mengucapkan terima kasih kepada instansi tertinggi seperti Badan Pengawasan Agung (BPK), Ketua Mahkamah Agung (MA), Presiden Mahkamah Konstitusi (MK) dan Komisi Yudisial Ketua Mahkamah Agung (KY) memberikan laporan kinerja tahunan MPR RI.

Tim Humas MPR RI juga merekam video ringkasan laporan tahunan masing-masing penanggung jawab Lembaga penyiaran video tersebut akan disiarkan di media massa mitra MPR RI dan media sosial MPR RI. – “Laporan ini tidak hanya menjadi tumpukan arsip yang tidak berarti, tetapi juga akan disebarluaskan kepada perguruan tinggi dan partai politik yang membutuhkan. Sebagai bagian dari akuntabilitas dan transparansi lembaga negara bagi kinerja rakyat. Ini adalah buku Buku baru menuju MPR RI Hal ini menunjukkan bahwa Musyawarah Tahunan MPR RI tidak hanya sebagai agenda seremonial, tetapi juga memiliki arti yang besar bagi masyarakat, lembaga negara, dan forum pelaksanaan kedaulatan rakyat melalui penyampaian laporan tahunan. Bansuth ada di MPR Hal itu disampaikan pada Konferensi Tahunan RI dan Musyawarah Bersama Majelis Nasional Indonesia-DPD RI dari Jakarta, Jumat (14/8/20) -Presiden Joko Widodo menghadiri acara tersebut, Wakil Presiden KH Maruf Amin, Indonesia pada tanggal 5 Presiden Republik Megawati Soekarnoputri, Presiden ke-6 Republik Indonesia e Susilo Bambang Yudhoyono, Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla, Wakil Presiden ke-6 Tri Soetrisno, Wakil Presiden ke-9 Wakil Presiden ke-11 Boediono, TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Kapolri Jenderal Idham Azis, Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Politik, Hukum dan Keamanan Mahfud MD, PMK Muhadjir Effendy, Menteri Pertahanan Prabowo Subianto, Koordinator Pramono dan Pramono Menteri Sosial. Mantan Presiden DPR RI Dijelaskan bahwa sebagai lembaga yang mengemban kedaulatan rakyat, MPR RI mengemban tugas luhur hukum pertanahan, yakni hak untuk mengubah dan menetapkan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 sebagai hukum tertinggi negara.Tantangan mempertahankan demokrasi pada akhirnya akan menjadi tantangan Bagus sekali. Seperti indahnya persatuan kita hari ini, rapat tahunan MPR dan rapat gabungan DPR dan DPD diadakan bersama-sama. Semuanya tampak cemerlang, dan kewajiban konstitusional terpenuhi secara harmonis. Kita sama, tidak ada lagi perbedaan, ini Semua berkat visi abadi kita untuk Indonesia yang adil, makmur, sejahtera, dan merdeka, ”jelas Bamsoet. Selain memperkuat persatuan nasional negara, MPR RI juga memperkuat persatuan persaudaraan Islam antar negara dengan penduduk muslim terbesar di dunia. Raja Salman bin Abdulaziz dari Arab Saudi, Parlemen Arab Saudi dan Parlemen Maroko mendukung Dewan Islam Dunia. – “Kita berharap dapat terwujudnya tatanan dunia Islam yang harmonis dan beradab. Secara khusus, kita harus menghadapi berbagai masalah, seperti kesenjangan ekonomi antar masyarakat, kemiskinan, ketertinggalan, pengabaian hak asasi manusia, terutama hak-hak masyarakat muslim, perempuan Hak asasi manusia terkait dengan hak-hak pekerja dan krisis nuklir dan lingkungan, ”jelas Bamsoet.

Wakil Presiden Pemuda Pancasila juga menyampaikan rasa terima kasih dan terimakasih kepada MPR rakyat Indonesia. Polri dan KPK.

Mendorong keluarga MPR RI untuk bekerja keras menunaikan tugas-tugas rakyat. Mari kita terus bekerja sama membangun nilai-nilai luhur bangsa, dengan Pancasra sebagai landasan dan ideologi negara, serta Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia tahun 1945 sebagai konstitusi negara. Bansut menyimpulkan: “Negara Kesatuan Republik Indonesia adalah kesatuan negara, dan Bonnika Tongar Ika adalah mata uang nasional.” (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

adu ayam online_s128.net_s1288