Motivasi rendah untuk pelaksanaan dan lambatnya penerapan pendidikan terintegrasi

Home / MPR RI / Motivasi rendah untuk pelaksanaan dan lambatnya penerapan pendidikan terintegrasi

TRIBUNNEWS.COM-Wakil Ketua Konferensi Permusyawaratan Rakyat Indonesia Lestari Moerdijat mengatakan lemahnya sanksi dalam kerangka hukum seputar pendidikan inklusif membuat pendidikan inklusif tidak efektif dan sulit untuk ditegakkan. Lestari Moerdijat mengatakan dalam keterangan tertulisnya: “Pendidikan inklusif negara tidak didorong oleh motif mengikat, atau setidaknya sanksi akan dijatuhkan jika tidak ada sanksi,” Senin, 29 Juni. Disebut juga sebagai tujuan “pendidikan inklusif” bagi para penyandang disabilitas dan non-disabilitas (seperti pelajar di daerah tertinggal), disabilitas karena kecelakaan, penyimpangan dan alasan tertentu lainnya.

Karena tidak ada sanksi hukum dalam pelaksanaannya, anggota Partai NasDem menambahkan, undang-undang yang mengatur tentang pendidikan inklusif juga tidak berlaku.

Selama ini, Rerie menjelaskan banyak regulasi yang terkait dengan pendidikan inklusi, antara lain PP No. 70 tentang pendidikan inklusif tahun 2009, dan PP 17/2010 tentang pengelolaan dan penyelenggaraan pendidikan.

“Katanya, namun banyak peraturan perundang-undangan yang memiliki daya dorong yang lemah untuk pelaksanaannya.

Ia menjelaskan bahwa penerapan aplikasi pendidikan jarak jauh (PJJ) juga sangat buruk. Sejak tahun 2003, model PJJ sudah Dalam sistem hukum yang diundangkan negara, setelah 17 tahun diundangkan masih banyak pekerjaan yang belum selesai — Rerie mengatakan dengan nomenklatur PJJ disebut pendidikan jarak jauh dalam undang-undang, namun dalam proses pelaksanaannya, Ini namanya pendidikan jarak jauh. Artinya perancang undang-undang kurang paham.

Ia juga memaparkan persoalan e-learning yang diatur dalam Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2012. Selama bertahun-tahun, seiring kemajuan teknologi tak ada yang mau berbenah. Rerie menegaskan, undang-undang pendidikan teknik harus dipatuhi. Penegakan dengan tanggung jawab moral. Dia menyimpulkan: “Kuncinya adalah membuat hukum jelas melalui hukuman yang ketat. “

Leave a Reply

Your email address will not be published.

adu ayam online_s128.net_s1288