Tanggapan Bamsuet terhadap pekerja asing Cina yang terbunuh di Molovali

Home / MPR RI / Tanggapan Bamsuet terhadap pekerja asing Cina yang terbunuh di Molovali

TRIBUNNEWS.COM-Seorang Tenaga Kerja Asing asal Tiongkok (TKA) disebutkan meninggal mendadak di Kabupaten Molovali, Sulawesi Tengah, Jumat (1/5/2020) lalu. Tim Percepatan Pengolahan Covid-19 wajib bekerja sama dengan pemerintah daerah untuk segera melakukan rapid test terhadap seluruh pekerja yang bekerja di TKA. Menurutnya, langkah ini sangat penting untuk memutus rantai distribusi Covid-19.

Bamsoet juga menegaskan bahwa untuk melindungi seluruh karyawan, seluruh perusahaan di Indonesia harus membangun fasilitas sanitasi yang memadai. Bansut mengatakan dalam sebuah pernyataan: “Setiap perusahaan di Indonesia harus membangun fasilitas medis yang sesuai dan memastikan bahwa perusahaan dapat memberikan layanan medis kepada semua karyawan.” Ditulis pada sore hari Rabu (6/5/2020). — Tidak hanya lembaga kesehatan, ia juga mendesak pengusaha untuk mematuhi perjanjian kesehatan pemerintah.

“Setiap bisnis harus memiliki mode operasi standar (SOP) untuk mengimplementasikan Covid-Menurut Surat Edaran Menteri Perindustrian Nomor 8 Tahun 2020 tentang kewajiban pelaporan perusahaan industri dan perusahaan di kawasan industri, menurut Menteri Perindustrian 2020 Persyaratan dalam Pengumuman ke-8 tahun 1991 menetapkan 19 perjanjian sanitasi tentang operasi dan mobilitas kegiatan perusahaan. Dia menambahkan bahwa virus Covid-19 lazim.

Jika perusahaan masih tidak mematuhi perjanjian sanitasi, Bamsoet mendorong pemerintah untuk Pelaku bisnis mengambil tindakan tegas, misalnya, jika seorang karyawan terinfeksi Covid -19, untuk sementara matikan.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

adu ayam online_s128.net_s1288