Bamsoet: Prioritas harus diberikan kepada pengelolaan kawasan Danau Tayu

Home / MPR RI / Bamsoet: Prioritas harus diberikan kepada pengelolaan kawasan Danau Tayu

Bambang Soesatyo, Presiden TRIBUNNEWS.COM-MPR di Jakarta, menyatakan pengelolaan kawasan Danau Toba harus terus menjadi prioritas.

Selain potensi keindahan alam, keberadaannya juga mendukung kehidupan masyarakat di delapan wilayah termasuk Simalungun, Dairi, Karo, Tapanuli Utara, Toba Samosir, Samosir, Pakpak Bharat dan Humbang Hasundutan. — Pengembangan kawasan Danau Toba tidak hanya terkenal di Indonesia karena pemandangan alamnya yang indah, tetapi juga untuk lebih mengembangkan masyarakat di sekitar Danau Toba.

“Pada bulan Februari 2020, saya melihat keindahan Danau Toba dengan mata kepala sendiri. Sejak Presiden Joko Widodo menjabat pada tahun 2014, ia selalu mementingkan pengembangan infrastruktur di kawasan Danau Toba. Misalnya , Jalan dan jembatan akan meningkat dari IDR 570,64 miliar pada 2019 menjadi Rp 1,016 triliun pada 2020, ‚ÄĚkata Bamsoet, yang berpartisipasi dalam acara penggalangan dana. Sebenarnya saya adalah Kantor Ketua Konferensi Konsultasi Rakyat Indonesia yang diselenggarakan untuk masyarakat yang terkena dampak pandemi Covid-19 di Danau Toba. Komite Komunitas Danau Toba (KMDT), Jakarta, Senin (22/6/2020) -DPR Mantan Presiden Republik Indonesia menghargai keputusan KMDT untuk memobilisasi sumbangan virtual bagi orang-orang yang terkena dampak pandemi Covid-19, terutama mereka yang berada di dekat kawasan Danau Toba.

Karena pandemi Covid-19, jumlah wisatawan asing ke Sumatera Utara telah menurun tajam.

Hal Baru Perserikatan Bangsa-Bangsa hanya menerima 17 turis pada April 2020, penurunan tajam dari 7,832 turis pada Maret 2020.

Dibandingkan dengan periode yang sama pada April 2019, bahkan turun tajam, mungkin mencapai 21.962 wisatawan. Ini pasti akan mempengaruhi pendapatan penduduk di kawasan Danau Toba. Donasi KMDT ini merupakan wujud nyata dari semangat Pancasila, karena diusung dengan semangat kepedulian dan gotong royong untuk mengurangi beban masyarakat. Percayalah, setelah pandemi Covid-19 usai, kawasan Danau Toba akan menjadi magnet tempat wisata masyarakat. Bamsoet mengatakan: “Titik balik dalam industri pariwisata akan terjadi dalam beberapa bulan mendatang.

Wakil ketua Kamar Dagang dan Industri Indonesia mengungkapkan bahwa dampak pandemi Covid-19 telah mempengaruhi banyak bidang ekonomi, termasuk pariwisata.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

adu ayam online_s128.net_s1288