APBN memasuki akun pribadi, wakil ketua MPR: potensi penyalahgunaan

Home / MPR RI / APBN memasuki akun pribadi, wakil ketua MPR: potensi penyalahgunaan

TRIBUNNEWS.COM-Badan Pengawas Keuangan (BPK) menemukan dana pengelolaan kas mengalir dari anggaran negara (APBN) ke rekening perseorangan. Ini didasarkan pada laporan audit Laporan Keuangan Pemerintah Pusat (LKPP) 2019.

Syarief Hasan, anggota Partai Demokrat MPR RI, menyatakan penyesalannya atas kejadian tersebut. Menurut dia, dana di APBN tidak boleh dan tidak boleh masuk ke rekening resmi. Syarief mengatakan: “Dana negara yang masuk ke akun individu dapat disalahgunakan. “Dia mendesak BPK RI untuk mengaudit pemegang rekening swasta. Selain itu, tidak ada yang setengah hati. Jika 5 kementerian / lembaga menghitung dari 5 kementerian / lembaga, pengelolaan dana melalui nilai akun pribadi dapat mencapai Rp 71, yaitu 78 miliar.

Tidak hanya itu, hal tersebut juga mendorong jajaran / instansi pemeriksa BPK RI, yang bertujuan untuk meningkatkan transparansi, akuntabilitas dan mengembalikan kepercayaan masyarakat dalam pengelolaan dana negara

Syarief juga menilai Hal ini menyebabkan laporan saldo kas tidak mencerminkan keadaan yang sebenarnya.Hal ini dilihat dari pandangan BPK RI juga setuju dengan hal tersebut, menurutnya pertanyaan moderator Ce tidak dapat menggambarkan saldo kas yang sebenarnya karena tidak memiliki dukungan nyata terhadap likuiditas .— – “Pertanyaan ini juga menunjukkan bahwa Departemen Keuangan / Lembaga tidak memiliki kontrol yang optimal, termasuk peran pengawas internal pemerintah. Syarief Hasan mengatakan bahwa memastikan intensitas pengelolaan kas tidak optimal. “Swasta itu sektor terbesar, dengan Rs 48.129 crore. Itu belum disetujui Menteri Keuangan. Ada empat lembaga lain, seperti yang dikatakan BPK RI. Kejadian ini bisa saja menimbulkan penyalahgunaan. Kejadian ini perlu diperjelas dan jangan sampai terulang lagi. . “

Leave a Reply

Your email address will not be published.

adu ayam online_s128.net_s1288