Kejuaraan Menembak Camboda Cup, Bamsoet menantikan banyak atlet baru dan penembak profesional

Home / MPR RI / Kejuaraan Menembak Camboda Cup, Bamsoet menantikan banyak atlet baru dan penembak profesional

Jakarta TRIBUNNEWS.COM-MPR Ketua Bambang Soesatyo berharap bahwa Kompetisi Menembak Piala Polisi 2020 Nasional dapat melatih atlet dan penembak profesional baru. Oleh karena itu, Indonesia akan bersiap untuk berpartisipasi dalam kompetisi menembak di panggung internasional. “Dari kejuaraan kompetisi menembak terorganisir, kami berharap bahwa atlet menembak profesional baru akan muncul. Selain itu, saat ini, banyak atlet Indonesia telah memenangkan kompetisi penembakan internasional. “Bamsoet berpartisipasi dalam Kejuaraan Panahan Cup Capori 2020 yang diadakan di Senayan Shooting Range di Jakarta pada hari Minggu (26/07/21). Lomba penembakan piala tidak hanya Diadakan di Jakarta, dan juga diadakan di tujuh rentang pengambilan gambar di beberapa provinsi, rentang pengambilan gambar ini disiarkan langsung di saluran Youtube Kemenpora dan divirtualisasikan melalui pertemuan zoom-kompetisi dibagi menjadi tiga kategori pengambilan gambar Yaitu, penembakan reaksi, penembakan target, dan duel datar. Juara Piala Kapolri bersaing untuk mendapatkan uang pelatih, dua pistol, 3.000 amunisi, sepeda motor dan hadiah hiburan lainnya.

Pada upacara pembukaan kejuaraan Piala Shooting Kapolri, kecuali untuk polisi Direktur Jenderal Idham Azis berada di luar lapangan, ia juga melapor kepada Komandan TNI Marshal Hadi Jajaganto, Laksamana KASAL TNI Yudo Margono, Angkatan Udara KASAU Marsh al Fadjar Prasetyo, dan Sekretaris Kepala Badan Intelijen Nasional (BIN) Komjen Pol Bambang Bambang Sunar Wibowo, Jenderal Ferdy Sambo, Kepala Polisi Investigasi Kriminal.

Selain itu, mantan Direktur Polisi Nasional Pol (pensiunan) Roesmanhadi, mantan Wakil Kepala Staf Badan Kepolisian Nasional (pensiunan) Nanan Soekarna, Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Azis Syamsuddin, atas pertama Hendra Susanto dari Komite Kontrol Anggota dan ratusan peserta yang ditembak dan dibunuh oleh warga sipil, anggota militer dan polisi.

“Kejuaraan menembak ini dapat mengurangi kelelahan yang disebabkan oleh epidemi Covid-19. . “Selain menjadi sarana persahabatan dan meningkatkan solidaritas dan persaudaraan antara TNI, Polri dan masyarakat,” kata Bamsoet.

Direktur Badan Pertahanan Nasional FKPPI percaya bahwa pengembangan olahraga menembak di Indonesia berharap mendapat tempat di benak masyarakat. Diharapkan melalui diadakannya berbagai kejuaraan, olahraga menembak dapat berkembang lebih cepat.

“Dengan olahraga menembak, Anda dapat membentuk kepribadian yang mandiri, fokus pada sasaran dan sasaran. Mampu mengendalikan diri. Dan yang paling penting, Anda dapat mempromosikan sportivitas dan tidak pernah menyerah,” tambah Bamsoet.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

adu ayam online_s128.net_s1288