Bamsuet dan Menteri Sosial memberikan bantuan makanan pokok kepada para veteran

Home / MPR RI / Bamsuet dan Menteri Sosial memberikan bantuan makanan pokok kepada para veteran

TRIBUNNEWS.COM-MPR Presiden Bambang Soesatyo dan Presiden FKPPI Pontjo Sutowo, dan Menteri Sosial Juliari Batubara dan keluarga FKPPI membagikan 1.500 Paket Makanan Bantuan Presiden (Banpres) kepada keluarga veteran dan pejuang dalam Operasi Seroja, Timor Timur, Kompleks Seroja di Bekasi Utara. Mereka termasuk kelompok masyarakat yang terkena pandemi Covid-19.

“Para pejuang ini, termasuk mantan Cerroga, adalah pembela kedaulatan Indonesia. Karena pengorbanan mereka, Indonesia masih berdiri hari ini. Hanya sedikit dari mereka yang rela mengorbankan harta benda dan nyawa mereka serta nya Untuk menjaga kehormatan Indonesia. Oleh karena itu, negara harus terus eksis dan memberi mereka perlindungan sosial, ”kata Bamsoet setelah menyerahkan lebih dari 1.500 paket makanan Presiden Joko Widodo kepada keluarga pejuang Operasi Seroja pada hari Selasa (Selasa) Di Bekasi. Menteri Sosial Juliari Batubara, Ketua MPR Bambang Soesatyo dari Indonesia, Ketua FKPPI KB Pontjo Sutowo, dan Wakil Walikota Bekasi Tri Adhianto Tjahyono, Ketua Forum Pertukaran Korban Operasi Seroha di Timor Timur hadir. Timur Roni Muaya, Aster Kasad, Mayor Jenderal Bakti Agus Fadjari, Aspotmar Kasal, Mayor Jenderal Yunya Ludfi ​​pada bulan Maret, Aspotdirga Kasau Marsda TNI Suparmono, Baharkam Korbinmas Polri Inspektur Jenderal Risyapudin, Ketua FKPPI, Ketua DPK Jakarta Prasetyo Edi Marsudi dan Departemen Sosial Edi Suharto, Direktur Jenderal Pemberdayaan Sosial .

Mantan Presiden Republik Indonesia percaya bahwa partisipasi organisasi sosial (OrmasPI) sangat penting, seperti bantuan sosial FKPPI. Selain menjadi bentuk partisipasi publik, ini juga terkait dengan memastikan akuntabilitas dan transparansi. Kegiatan organisasi masyarakat sipil yang sangat dekat dengan kehidupan sehari-hari masyarakat akan memfasilitasi proses pemberian bantuan, menjadikannya efektif dan tepat sasaran.

“Sebagai hasil dari rencana stimulus fiskal keempat, pemerintah telah mengalokasikan 677,2 triliun rupee untuk pemulihan ekonomi nasional, di mana 203,9 triliun rupee digunakan untuk kreativitas Kementerian Perlindungan Sosial dan Urusan Sosial untuk membangun masyarakat informal. Ya, bentuk Bantuan Presiden (Banpres) dan Bantuan Sosial Tunai (BST) melengkapi program bantuan sosial reguler dalam bentuk Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Makanan Non-tunai (BPNT), yang dapat memperluas manfaat perlindungan sosial nasional. Lingkup kelompok masyarakat “, jelas Bamsoet.

Kepala kantor AFP dari Kementerian Pertahanan menilai bahwa semakin banyak warga yang menerima bantuan sosial, ketika krisis kesehatan terus berlanjut, Indonesia dan banyak negara lain di dunia (yaitu Akibat Covid Pandemi -19 mengalami krisis kesehatan, itu akan meminimalkan timbulnya krisis ekonomi.Hal ini juga dapat menekan munculnya krisis sosial dan politik.Dalam cara ini, pandemi Covid-19 tidak akan membuat situasi negara itu penuh dengan turbulensi.

— “Tidak seperti kelas menengah ke atas, pendapatan bulanan mereka tetap untuk beradaptasi dengan pembatasan sosial skala besar (PSBB), sedangkan saudara-saudari dari kelas menengah bawah mengandalkan penghasilan harian dari sektor informal untuk bekerja Karena sangat terpengaruh oleh PSBB, inilah mengapa negara melindungi keberadaan mereka melalui berbagai program bantuan sosial, dengan demikian mempertahankan daya beli masyarakat dan mempengaruhi kecepatan proses pemulihan ekonomi nasional, “simpul Bamsoet. -Dalam peristiwa ini, Presiden FKPPI Pontjo Sutowo memperbaiki mantel FKPPI kepada Menteri Sosial Juliari Batubara untuk menunjukkan bahwa ia adalah bagian dari keluarga FKPPI. Setelah ketua RI MPR secara simbolis menyerahkan 1.500 komoditas pokok dari Banpres, Bambang Soesatyo dan Menteri Sosial Juliari Batubara Saya juga mengunjungi keluarga veteran dan pejuang.

Roni Muaya, Ketua Forum Komunikasi Korban Perang Seroja Operasi Timor Timur, mengatakan bahwa Bambang Soesatyo adalah yang pertama kali mengunjungi ketua MPR Indonesia. Sejak didirikan pada tahun 1976, selalu Lokasi kompleks Kazakh, kedatangannya menandai bahwa MPR RI, sebagai ruang konferensi nasional, juga mengkhawatirkan mantan kombatan dan panglima perang, terutama pejuang Seroja di Timor Timur.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

adu ayam online_s128.net_s1288