Bamsoet membantu siswa asing yang terkena dampak Covid-19

Home / MPR RI / Bamsoet membantu siswa asing yang terkena dampak Covid-19

Bambang Soesatyo, Presiden TRIBUNNEWS.COM-MPR di Jakarta, bersama dengan Relawan Organisasi No. 4 dan Gerakan Keadilan Membangun Persatuan (GERAK BS), memberikan bantuan sosial bagi siswa dari Nusa Tenggara Timur untuk belajar di Jakarta. Mereka tinggal di gedung Margasiswa (PMKRI) dan juga terpengaruh oleh Covid-19.

“Pandemi Covid-19 juga telah mempengaruhi kehidupan siswa internasional. Pengiriman uang orang tua tidak nyaman, sehingga mereka tidak dapat lagi kuliah paruh waktu. Saya harap pekerja kecil ini dapat, semoga, tolong lakukan pekerjaan yang baik dalam bidang logistik, Amankan hotel agar dia bisa tetap tenang sambil mendapatkan pengetahuan, “Bamsoet menyerahkan bantuan ke kediaman mahasiswa Menteng Margasiswa di pusat Jakarta, Kamis (14/5/20). – Mantan juru bicara Parlemen Indonesia juga Diminta selama pandemi Covid-19 bahwa siswa tidak dapat kembali ke kota asal mereka untuk memutus rantai distribusi Covid-19. Jangan membuat diri Anda merasa sehat, maka paksakan diri Anda untuk pulang dan menyebarkan virus Covid-19 kepada orang tua Anda sampai mereka menyesal.

“Sekarang, kesehatan tidak berarti bahwa tidak ada virus Covid-19. Beberapa orang yang kelihatannya sehat-sehat saja dan tidak memiliki gejala Covid-19 tidak akan menjadi pembawa virus Covid-19. 19. Bamsoet berkata:” masih Anda dapat mengatasi hasrat orang tua Anda melalui telepon atau panggilan video, tetapi jika Anda memaksakan diri untuk kembali ke desa Anda, tetapi hal-hal yang tidak menguntungkan terjadi, Anda tidak perlu menyesalinya. — FKPPI dan Wakil Ketua Pemuda Pancasila dari Kementerian Pertahanan menambahkan bahwa siswa yang berpendidikan harus membantu pemerintah untuk meningkatkan pentingnya kewaspadaan dalam perawatan Covid-19. Itu bisa dimulai dengan mendidik keluarga dan lingkungan sekitarnya. Kenakan masker saat Anda keluar, dan cuci tangan Anda secara teratur.

“Siswa juga dapat menggunakan semua media sosial sebagai alat untuk mendidik pendengar. Pikiran dan kreativitas siswa harus tidak terbatas. Setidaknya mereka harus diganggu selama kelas untuk membuat konten video dan brosur kreatif. Bamsoet menyimpulkan: “Kami putus asa tentang pandemi Covid-19, tetapi kami harus berdiri dan membuat Covid-19 menghilang dengan cepat. “

Leave a Reply

Your email address will not be published.

adu ayam online_s128.net_s1288