Bamsoet: Raih nol Covid-19 untuk naik haji

Home / MPR RI / Bamsoet: Raih nol Covid-19 untuk naik haji

JAKARTA TRIBUNNEWS.COM – Ketua MPR Indonesia Bambang Soesatyo berharap bahwa ziarah tahun ini akan berlanjut dan pandemi Covid-19 tidak akan mencegah haji. Karena itu, semua anggota masyarakat harus mematuhi dan secara sistematis menerapkan pembatasan sosial untuk mengurangi jumlah pasien Covid-19 di negara ini.

<< Orang Indonesia telah berhasil memutus rantai transmisi Covid-19, yang akan memungkinkan para peziarah masa depan untuk memasuki jalan menuju kota suci Mekah tahun ini. Untuk memenuhi harapan para peziarah Indonesia di masa depan, tidak ada pilihan selain melipatgandakan upaya mereka dan secara serius mempertimbangkan mengurangi jumlah pasien di negara ini. Bahkan, jika mungkin, level nol Covid-19 adalah mungkin, "kata Bamsoet di Jakarta, Kamis (20/4/20).

Mantan juru bicara Parlemen Indonesia mengatakan bahwa Kerajaan Arab Saudi melakukan penyelidikan , Untuk mempersiapkan Korea Utara pada tahun 2020. Survei ini dilakukan oleh World Pilgrimage and Umrah Convention (WHUC) di 25 negara yang mengirim jemaah haji, termasuk Indonesia.

Spread covid19. Saya juga ingin tahu apakah negara itu siap dikarantina sebelum bepergian dan sebelum tiba di Arab.

“Investigasi ini memberikan inspirasi bagi pelaksanaan haji, karena pandemi Covid-19 global. Tidak pasti. Jika upaya untuk memutus rantai transmisi Covid-19 di negara itu menunjukkan tren yang semakin positif, Arab Saudi akan membuka diri bagi para peziarah Indonesia. “Kata Bamsoet.”

FKPPI, direktur Badan Pertahanan Nasional, menambahkan bahwa penyelidikan WHUC telah memberikan angin segar bagi ribuan peziarah masa depan. Tahun ini kuota ziarah Indonesia mencakup 203.320 kuota ziarah reguler dan 17.680 kuota ziarah khusus. , Termasuk 1% dari mereka atau kuota khusus untuk orang tua pada tahun 2040. Peziarah: “Masyarakat, cendekiawan dan pemimpin agama harus menggunakan momentum ziarah Arab Saudi untuk mempersiapkan penyelidikan sebanyak mungkin. Bamsoot menyimpulkan bahwa para cendekiawan dan tokoh masyarakat harus bekerja dengan pemerintah untuk” lebih aktif menyerukan kepada orang-orang untuk selalu mengamati dan secara sistematis Menerapkan batasan sosial untuk memutus rantai transmisi Covid-19. “

Leave a Reply

Your email address will not be published.

adu ayam online_s128.net_s1288