Bamsoet: Ekonomi nasional tidak boleh dilumpuhkan oleh ketakutan akan Covid-19

Home / MPR RI / Bamsoet: Ekonomi nasional tidak boleh dilumpuhkan oleh ketakutan akan Covid-19

Jakarta TRIBUNNEWS.COM-MPR Ketua Bambang Soesatyo mendesak pemerintah untuk terus merumuskan langkah-langkah stimulus ekonomi atau kebijakan untuk mengatasi kerusakan yang disebabkan oleh kecemasan yang disebabkan oleh Corona Novel Virus Outbreak (nCoV-19). Pemulihan ekonomi diperlukan agar kerusakan yang terjadi saat ini tidak bertambah buruk. Kecemasan dan kehati-hatian seharusnya tidak mencegah atau mengurangi aktivitas komunitas yang ekstrem secara keseluruhan.

Dalam pernyataan tertulis yang diterima oleh Tribunnews, Bambang mengatakan: “Hidup harus terus berlanjut sehingga kerusakan yang disebabkan oleh wabah nCov-19 tidak akan memburuk. Setiap orang harus memiliki keberanian untuk terus bekerja keras dan melakukan kegiatan. Produksi dan Perdagangan harus dihentikan, dan kegiatan pembelajaran untuk anak-anak dan remaja harus terus berlanjut. Pemerintah harus terus menerapkan kebijakan dan langkah-langkah stimulus untuk mengurangi kerusakan pada sektor ekonomi dan perdagangan. “

Baca: Bamsoet mendistribusikan masker dan tangan-ke-tangan Pengemudi ojek menyediakan disinfektan secara online-ia melanjutkan << Hal terpenting untuk diperhatikan dan ditanggapi dengan semua pihak adalah bahwa epidemi nCoV-19 telah menyebabkan kerusakan besar pada ekonomi, termasuk ekonomi nasional. Deskripsi kerusakan telah dilaporkan dalam beberapa minggu terakhir. Karena permintaan rendah, aliran impor dan ekspor menurun. "

Dengan kata lain, ini berarti bahwa kegiatan produksi di banyak negara (termasuk Indonesia yang gagal) juga menurun. Asumsinya adalah bahwa banyak perusahaan tidak akan dapat memperkirakan laba. Di pasar modal, banyak investor telah belajar dari modal Pasar mendivestasikan dan berinvestasi dalam kendaraan investasi yang aman, industri penerbangan dan pariwisata bahkan menghitung kerugian, menurutnya, jika proses penghancuran tidak berkurang, ekonomi dunia mungkin dalam kesulitan. Selain itu, belum mungkin untuk menghitung penyebab wabah nCoV-19. Kegelisahan dan lamanya hati-hati, adalah salah untuk menunggu sebelum kerusakan meningkat.Tidak semua orang berharap bahwa wabah nCoV-19 akan menyebabkan resesi.

Baca: 7 pemimpin MPR mengunjungi KPK

Sebagai regulator Pemerintah harus melakukan segala yang mereka bisa untuk menghindari potensi resesi ekonomi. Kita harus berani mengusulkan dan menerapkan kebijakan dan langkah-langkah stimulus. Kita mengambil langkah-langkah untuk mengurangi tingkat kerusakan pada sektor ekonomi dan perdagangan. Oleh karena itu, menurut Bambang, pemerintah Indonesia Penerapan beberapa langkah stimulus ekonomi sesuai karena bertentangan dengan kerusakan yang disebabkan oleh stimulus fiskal nCoV-19 dan prosedur ekspor dan fasilitasi impor (termasuk dukungan untuk UMKM). Suku bunga pinjaman adalah karena likuiditas bank cukup besar. Idealnya, sejumlah besar likuiditas memudahkan bank untuk memberikan kredit murah untuk memaksimalkan produktivitas sektor fisik.

Baca: Empat pilar sosialisasi MPR RI, Bamsoet menerima dua catatan MURI – –Singkatnya, Bambang berharap semua kementerian dan lembaga serta semua pemerintah daerah dapat memaksimalkan anggaran mereka untuk merangsang produksi dan permintaan nasional.Tidak ada lagi kasus dana pembangunan yang tidak digunakan yang hanya disimpan di bank. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

adu ayam online_s128.net_s1288