Individu bernilai tinggi: Secara langsung menyampaikan keinginan warga negara asing yang menjadi korban Covid-19 kepada Menteri Sosial dan Menteri Luar Negeri

Home / MPR RI / Individu bernilai tinggi: Secara langsung menyampaikan keinginan warga negara asing yang menjadi korban Covid-19 kepada Menteri Sosial dan Menteri Luar Negeri

Hidayat Nur Wahid, wakil presiden TRIBUNNEWS.COM-MPR, menghargai tanggapan positif dari Menteri Luar Negeri dan Menteri Luar Negeri terhadap keinginan warga negara luar negeri dari korban Covid-19 yang dinyatakan dalam surat resminya pada hari Jumat. / 3). Kirim langsung saat rapat kerja DPR-RI dengan Menteri Sosial dan Menteri Luar Negeri untuk memastikan tindak lanjut (7/4). Dia meminta kedua kementerian untuk bekerja sama untuk memenuhi kewajiban negara kepada warga negara Indonesia di luar negeri, terutama di antara pekerja migran Indonesia (PMI) dan siswa yang juga menjadi korban Covid-19 di negara tempat mereka bekerja / belajar. “Saya telah menyatakan keinginan mereka dalam surat saya dan dalam pertemuan antara DPP dan Menteri Al Hadullila. Tanggapannya positif. Menteri Luar Negeri dan Menteri Sosial berjanji untuk memberikan perlindungan dan perlindungan yang sesuai untuk warga negara Indonesia dari Partai Nasional Indonesia. Bantuan, “kata Hidayat di sela-sela rapat kerja virtual DPR-RI dengan mitranya di Jakarta (8/4): – Hidayat masih anggota konstituensi DPR-RI dari Jakarta II (termasuk luar negeri) mengatakan, Partainya juga akan mempromosikan keinginan warga negara Indonesia di luar negeri untuk korban Covid-19 melalui Komite Pertama DPR-RI yang akan diadakan pada Selasa (7/4). ) Rapat kerja dengan Menteri Luar Negeri — Keinginan ini disambut oleh Menteri dan dimasukkan dalam keputusan dan kesimpulan pertemuan, termasuk komitmen pemerintah untuk mengoptimalkan komunikasi, pengawasan, pemetaan, perlindungan dan layanan kepada warga negara Indonesia di setiap negara, disahkan Baik media offline dan online terkait dengan manajemen Covid-19.

Tidak hanya Kementerian Luar Negeri, Hidayat mengatakan bahwa pertukaran dengan Kementerian Sosial juga diperlukan karena melibatkan bantuan sosial bagi warga negara Indonesia yang menjadi korban Covid-19 di luar negeri. Karena itu, sebagai anggota Komite Kedelapan DPR-RI, ia langsung menyampaikan keinginannya kepada Menteri Sosial saat rapat kerja antara Komite Kedelapan dan Menteri Sosial (Selasa, 7/4). Dalam hasil pertemuan tersebut, Menteri Sosial berjanji untuk membangun program perlindungan sosial yang sinergis dan sinkron dengan Kementerian Luar Negeri.

“Saya berterima kasih kepada dua menteri atas tanggapan positif mereka. Tentu saja, warga negara Indonesia / KMT PMI sangat berharap bahwa kewajiban negara kepada warga negara Indonesia dapat dipenuhi sejauh mungkin. Kemudian, tentu saja, anggota PMI dan DPR akan terus membuat prestasi. Oleh karena itu, komitmen pemerintah untuk memenuhi kewajibannya untuk melindungi warga negara Indonesia di luar negeri yang diserang oleh Covid-19 akan terpenuhi, ā€¯tegasnya. (8/4), Covid-19 telah menginfeksi 1.431.706 kasus di 209 negara (menurut data Worldometer). Sedangkan untuk kasus positif warga negara Indonesia di luar negeri, Covid-19 telah mencapai 286. Oleh karena itu, keseriusan pemerintah dapat dengan cepat merespons dengan tepat. Menurut Presiden Jokowi, pemerintah telah mendirikan rumah sakit Covid-19 di Pulau Koliang, yang juga ditujukan untuk PMI Malaysia, dan populasi rumah sakit dapat mencapai 500.000.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

adu ayam online_s128.net_s1288