Partai politik harus memiliki pemahaman yang jelas tentang Pancasila untuk menghindari kewalahan oleh kepentingan asing

Home / MPR RI / Partai politik harus memiliki pemahaman yang jelas tentang Pancasila untuk menghindari kewalahan oleh kepentingan asing

TRIBUNNEWS.COM – Fenomena investor besar yang bergabung dengan partai politik bukanlah hal baru. Mereka biasanya membantu kandidat untuk kantor kepresidenan yang telah berpartisipasi dalam konvensi nasional, kongres atau kongres partai. – – ini normal. sah. Namun, kita semua juga perlu tahu apakah ada prosedur tersembunyi di balik bantuan yang diberikan oleh investor yang terkadang membawa kepentingan asing ini.

Oleh karena itu, setiap partai politik dan elitnya harus memiliki pemahaman yang jelas tentang ideologi Pancasila, sehingga partai politik tidak akan tercemar oleh kepentingan asing atau pemilik modal.

Terus menerus, kami akan mengintegrasikan cinta Pancasila, Bhineka Tunggal Ika, NKRI dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia (PBNU) 1945 ke dalam setiap elit politik dan keturunannya, sehingga kami telah membangun sistem demokrasi yang sangat terbuka (terbuka) Indonesia akan menghadapi tantangan berat untuk menjaga integritas negara.

Khawatir bahwa masuknya investor asing atau pihak yang berkepentingan dapat berdampak pada penentuan kebijakan ekonomi dan politik Indonesia. Melihat bahwa sistem demokrasi kita sangat mahal sebenarnya adalah peringatan bagi saya. Hanya mereka yang kaya dan kaya cenderung menjadi pegawai negeri, seperti penyebaran kebijakan moneter yang berlebihan dari memilih kepala desa, bupati / walikota, gubernur, Pileg ke Pilpres. Jika situasi ini berlanjut, maka dalam 20 atau 30 tahun ke depan, bukan tidak mungkin investor besar dan kepentingan asing dari politisi dan elit dapat sangat mempengaruhi berbagai kebijakan yang akan lahir untuk keuntungan mereka. Dengan kekuatan legislatif dan kekuatan eksekutif. -Mungkin saat ini, tidak ada partai politik yang terlihat tercemar oleh kepentingan investor asing. Saya juga percaya bahwa para pemimpin partai politik, elit partai, dan politisi Indonesia masih dapat dengan jelas mempertimbangkan untuk tidak menjamin kedaulatan Republik dari Indonesia untuk periode klimaks politik berdasarkan Pancasila dan UUD 1945. Pengetahuan dan cinta kami untuk Pancasila dan Republik Indonesia Serikat, terutama untuk generasi muda, oleh karena itu, dalam 20 hingga 30 tahun ke depan, negara kita akan menghadapi tantangan berat dalam menjaga kesatuan Republik Indonesia.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

adu ayam online_s128.net_s1288