Bamsoet: Menghadapi krisis global, saatnya memulihkan ekonomi Pancasila

Home / MPR RI / Bamsoet: Menghadapi krisis global, saatnya memulihkan ekonomi Pancasila

Bambang Soesatyo, Presiden Bangladesh TRBUNNEWS.COM – MPR Indonesia, mengungkapkan bahwa penyakit ini pandemi secara global karena Covid-19 mengalami kebangkrutan besar-besaran. Sistem ekonomi global telah diperbaiki.

Virus Covid-19 tidak hanya menyebabkan krisis kesehatan, ekonomi, sosial dan politik, tetapi juga menyebabkan krisis globalisasi karena pengaruh kuat liberalisasi dan kapitalisme. Ini telah menjadi peluang bagi negara-negara seperti Indonesia dengan kekayaan sumber daya alam yang kaya untuk mempertahankan kedaulatan mereka di bidang ekonomi, yang tidak hanya bergantung pada globalisasi.

“Sekarang adalah waktunya bagi Indonesia untuk kembali ke sistem ekonomi Indonesia. Ahli waris Pancasila adalah bapak pendiri Soekarno-Hatta, dan kemudian terus mewarisi para ekonom seperti Emil Salim, Mubyarto, Dawam Rahardjo, dan sekarang Didin S Damanhuri dan Erani Yustika, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 mewujudkan lima perintah Pancasila, yaitu keadilan sosial semua orang Indonesia. Pertama, “Ekonomi Pancasila berada dalam pusaran globalisasi”, MPR, Bogor, Indonesia Kerjasama antara Lembaga Penelitian Pertanian (IPB) dan Rumah Penerbitan IPB di Bogor, Sabtu (20/06/2020) Ari Kuncoro, Kepala Antarmuka Pengguna, Erika Budiarti Lakoni, Wakil Presiden IPB, Profesor UGM Mudrajat Kuncoro, Profesor IPB Didin S Damanhuri, IPB Nunung Nuryantono Dekan Fakultas Ekonomi dan Manajemen, Staf Khusus Presiden Arif Budimanta, Direktur Eksekutif INDEF Tauhid Ahmadics dan INDEF Ahmad Erani Yustika.

Seorang mantan juru bicara Parlemen Indonesia menjelaskan bahwa pendiri negara telah dengan jelas merumuskan Sistem ekonomi nasional Indonesia, bukan sistem sosialis ekonomi yang dikuasai oleh negara. Sebagai agen ekonomi. ——Tidak juga ekonomi kapitalis. Individu dan pasar memainkan peran utama dalam menentukan perilaku ekonomi.

“Kami Sistem ekonomi adalah ekonomi Pancasila, yaitu manajemen ekonomi nasional berdasarkan nilai-nilai Pancasila, yang memprioritaskan agama, kemanusiaan, kebangsaan, demokrasi, dan keadilan sosial, karena etika ekonomi dan bisnis berada di VI MPR / MPR / 2001 tentang Etika Kehidupan Nasional. Ini diatur dalam Keputusan tersebut, “jelas Bamsoet.-Wakil Presiden Kamar Dagang dan Industri Indonesia menunjukkan bahwa moralitas, pemimpin yang kolusif, pengusaha, dan perilaku monopolistik adalah cara untuk mengelola ekonomi nasional, yang terkait dengan konsep moral kehidupan nasional. Tidak.

Metode ini akan berdampak negatif pada kesejahteraan sosial dan merusak nilai keadilan sosial.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

adu ayam online_s128.net_s1288