Kerja sama antara Bamsoet dan Bank BTN, Sipoa dan INKOPPOL menyediakan akomodasi bagi polisi

Home / MPR RI / Kerja sama antara Bamsoet dan Bank BTN, Sipoa dan INKOPPOL menyediakan akomodasi bagi polisi

Jakarta, TRIBUNNEWS.COM-Bambang Soesatyo, Ketua Musyawarah Rakyat Indonesia, memuji perusahaan nasional PT Sipoa Propertindo Abadi (kepengurusan baru) dan induk usaha Kepolisian Republik Indonesia (INKOPPOL) dalam Kerjasama Bank Tabungan Nasional (BTN) dibawah dukungan pemerintah)), sebagai bentuk kerjasama pemberian fasilitas. Berkat kerjasama ini, staf Polri bisa hidup nyaman.

“Sandang, pangan, dan papan adalah tiga kebutuhan pokok yang harus dimiliki setiap orang, termasuk staf de Polri dan prajurit TNI. Menurut Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), TNI setidaknya ada 275.000 prajurit dan ada tidak cukup hunian untuk 360.000 Polri. Oleh karena itu, kerjasama antara swasta, BUMN, dan koperasi. “Usai penandatanganan perjanjian, Bamsoet mengatakan, perumahan untuk personel TNI dan prajurit TNI harus didorong. Kerjasama antara PT BTN, PT Sipoa Propertindo dan INKOPPOL di Jakarta pada Senin (1/2/21) -Direksi PT BTN turut hadir dalam rapat tersebut, yang di antaranya adalah Interim President and CEO Nixon Napitupulu, Consumer and Commercial Loans Director Hirwandi Gafar. , Direktur Koreksi dan Risiko Grosir Elisabeth Novie Riswanti, Ketua dan Direktur Dwi Aroem Hadiatie mewakili pengurus dan pemegang saham baru PT Sipoa Propertin do Abadi dan Direktur Utama INKOPPOL, Inspektur Jenderal Yudi Sushariyanto. -20 Ketua DPR RI menjelaskan bahwa Badan Pusat Statistik (BPS) menyebutkan pada tahun 2019 bahwa 80% rumah tangga Indonesia sudah memiliki rumah. Padahal 20% sisanya masih tinggal dengan menyewa rumah, menumpang dengan kerabat dan perantau. — – “Ini menunjukkan bahwa semua kami masih memiliki banyak pekerjaan, dari pemerintah, dari bank seperti pemberi kredit hingga Bamsoet berkata: “Perusahaan real estate akan bekerja sama untuk menyediakan mereka perumahan yang layak dan menyediakan perumahan yang nyaman bagi penghuninya.”

Wakil ketua Kamar Dagang dan Industri Indonesia dan Komite Pertimbangan DPP REI (Real Estate Indonesia) mengemukakan bahwa relokasi industri real estate akan memiliki multiplier effect bagi perekonomian karena terkait erat dengan sektor lain (backlink) dan berdampak pada pertumbuhan sektor lain (counter- Link). Menurut data Kamar Dagang dan Industri Real Estate Indonesia, terdapat sekitar 176 sektor industri yang terkait dengan real estate, seperti toko kelontong, dapur, model, dan aneka kerajinan rumah tangga. Sektor real estate dan industri sekundernya juga mampu menyerap kurang lebih 30 juta tenaga kerja. Tidak berlebihan jika mempertahankan pertumbuhan real estate seperti halnya pertumbuhan ekonomi nasional. Bamsoet menyimpulkan.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

adu ayam online_s128.net_s1288