Bamsoet: MPR Indonesia mengeluhkan kematian prajurit TNI di Kongo

Home / MPR RI / Bamsoet: MPR Indonesia mengeluhkan kematian prajurit TNI di Kongo

JAKARTA, TRIBUNNEWS.COM-Bambang Soesatyo, Ketua Konferensi Permusyawaratan Rakyat Indonesia, kepada prajurit TNI Serma Rama Wahyudi pada misi MONUSCO di Kongo Kematian dalam tugas penjaga perdamaian di Indonesia mengungkapkan kesedihan yang mendalam. Serma TNI Rama Wahyudi tewas dalam patroli setelah diserang sekelompok milisi pada Senin malam waktu setempat.

“Kami semua menyampaikan belasungkawa kami atas meninggalnya prajurit TNI Serma Rama Wahyudi, dan pada saat yang sama beliau menjalankan misi yang mulia saat menjadi pasukan penjaga perdamaian Indonesia di Kongo. Tentu saja beliau melakukannya. Simpati yang dalam kami sampaikan kepada keluarga almarhum TNI Rama Vahudi dan keluarga TNI, “kata Bamsoet di Jakarta, Rabu (6/6/20). – Mantan Presiden DPR RI mengutuk milisi yang melakukan penyerangan yang mengakibatkan meninggalnya Serma Rama Wahyudi. Selain itu, pasukan keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa ditempatkan di Kongo untuk mempertahankan dan memantau proses perdamaian di wilayah tersebut.

” Saya mendesak Kementerian Luar Negeri untuk segera berkoordinasi dengan Perserikatan Bangsa-Bangsa dan pemerintah Kongo untuk menyelidiki serangan terhadap operasi penjaga perdamaian. Bansout mengatakan bahwa tidak masuk akal untuk menentang pasukan keamanan PBB yang bertugas dengan alasan apapun.

– Kepala Kementerian Pertahanan Nasional FKPPI berharap meninggalnya Serma Rama Wahyudi tidak merusak moral prajurit TNI dan terus berperan dalam menjaga perdamaian dunia. Oleh karena itu, Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia dan TNI harus memastikan jenazah dapat segera sampai ke Indonesia.

“Pemerintah dan TNI harus memberi penghargaan kepada almarhum Serma Rama Wahyudi. Almarhum adalah pahlawan yang meninggal di luar negeri saat menjalankan tugasnya,” pungkas Bamsoet.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

adu ayam online_s128.net_s1288