Bamsoet: Sikap kritis Fadli Zon membuat parlemen semakin berwarna

Home / MPR RI / Bamsoet: Sikap kritis Fadli Zon membuat parlemen semakin berwarna

Jakarta, TRIBUNNEWS.COM-Bambang Soesatyo, juru bicara Konferensi Permusyawaratan Rakyat Indonesia, meyakini kehadiran Fadli Zon menghidupkan parlemen. Apalagi setelah Fahri Hamzah “pensiun”, Fadli Zon menjadi anggota DPR dan mengkritik berbagai langkah dan kebijakan pemerintah. Pendukung pemerintahan Presiden Joko Widodo memang tidak banyak, namun bukan berarti Mas Fadli yang dipilih untuk menjabat. Ia mempertahankan sikap kritis, blak-blakan, dan kontroversial karena telah menjadi Inti dari anggota kongres adalah berbicara, bukan tinggal diam. , “Bamsoet sempat berbincang dengan Fadli Zon usai ngobras podcast di Ngompol (obrolan asyik bareng Parler de politique) untuk mendapatkan konten kanal Youtube Bamsoet, lokasinya Jakarta, Minggu (18/10/20). — -Pada tanggal 20, Presiden DPR RI mengatakan bahwa Fadli Zon memilih sikap yang berbeda dari Partai Gerindra terkait UU penciptaan lapangan kerja. Fadli Zon mengakui Prabowo adalah Ketua Umum Partai Gerindra dan tidak pernah mempertanyakan pandangan atau sikap kritisnya terhadap pemerintah. Perselisihan. Presiden Joko Widodo memisahkan mereka pada periode pertama pemerintahannya. Kalaupun tidak sama sekali. Mas Fadli dan Presiden Joko Widodo memiliki hubungan yang baik. Bahkan dalam beberapa kesempatan di Istana Sidang Negara, saya sering melihat dua orang berbicara dan tertawa. Sepertinya sudah tidak ada suara lagi. Bamsoet menyatakan hal ini menunjukkan bahwa hubungan mereka berjalan dengan baik. Sejak berdirinya Partai Gerindra pada tahun 2008 Sejak saat itu, Fadli Zon mengkritisi fungsi pemerintahan presiden SBY, baik pada 2004-2009 maupun pada pemerintahan 2009-2014.

“Mengkritik pemerintah adalah hak warga negara yang dijamin oleh konstitusi. Kritik dapat menjaga pengawasan dan keseimbangan pemerintah. Apalagi bila kritik dibarengi dengan data dan fakta. Kritik adalah vitamin demokrasi. Yang terpenting ini tidak akan merusak silaturahmi atau relasi etnis “, pungkas Bamsuyet.

Apa serunya dialog itu? Apakah Bamsuyet dan Fadli Zon bersama? Sekalipun sutradara Baleg Ketua Umum, Fadli masih mengejar cerita tentang RUU penciptaan lapangan kerja. Apakah teman partainya? Bisa ditonton lengkap di podcast Ngompol Ngobras di akun youtube channel Bamsoet.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

adu ayam online_s128.net_s1288