Negara harus berpartisipasi dalam pengobatan demensia Alzheimer

Home / MPR RI / Negara harus berpartisipasi dalam pengobatan demensia Alzheimer

TRIBUNNEWS.COM-Sebelum ada itikad baik pemerintah, banyak kebijakan perawatan terkait penderita demensia Alzheimer yang tidak bisa dilaksanakan. Lestari Moerdijat, wakil ketua Konferensi Permusyawaratan Rakyat Indonesia, mengatakan dalam sebuah wawancara dengan audiensi virtual: “Ini sebenarnya telah mengeluarkan serangkaian kebijakan yang dapat mengalahkan penyakit Alzheimer di seluruh Indonesia.” Indonesia dan Area Organisasi Internasional Alzheimer Direktur, Penasihat Presiden Eva Sabdono, merangkap anggota Dewan Penasihat Ahli Saraf, Dekan Universitas Atma Jaya Yoda Tulana, dan Michael Dirk Maitimoe, Koordinator Kegiatan Sosial Penyakit Alzheimer di Indonesia, Selasa (25) / 8) .

Wakil Ketua MPR RI berada di daerah terpapar, dan penyakit demensia di Indonesia belum banyak dipahami oleh masyarakat luas.

Secara umum, julukan Leistari, Rerie, mengatakan bahwa demensia Alzheimer adalah penyakit yang menurun. Fungsi otak yang memengaruhi suasana hati, ingatan, dan pengambilan keputusan biasanya disebut sebagai demensia.

Terkait data penyakit Alzheimer, International e World Health Organization mencontohkan pada tahun 2017 terdapat sekitar 10 juta kasus baru setiap tahunnya.

Di Indonesia diperkirakan terdapat sekitar 1,2 juta orang yang mengidapnya pada tahun 2016 Demensia (SDG) akan meningkat menjadi 2 juta orang pada tahun 2015, dan akan ada 4 juta orang pada tahun 2030 dan 2050.

Meski telah mengalami kerugian, namun menurut SDG Indonesia diperkirakan 1,2 juta orang. Total kerugian ekonomi keluarga yang terkena demensia Alzheimer akan mencapai $ 2,2 miliar. Menurut Rerie, kerugian tersebut disebabkan hilangnya pendapatan dari Tujuan Pembangunan Berkelanjutan, pendapatan tenaga perawat yang merawat dan mendukung mereka, serta mahalnya biaya untuk merespon Tujuan Pembangunan Berkelanjutan dan biaya obat yang harus dikeluarkan. Menurut Rerie, hal itu perlu dilakukan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap penyakit Alzheimer sejak dini.

“Jangan biarkan orang melecehkan orang dengan penyakit Alzheimer. Anggota parlemen Partai NasDem mengatakan bahwa pelecehan terhadap pasien dapat memperburuk kondisi mental mereka.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

adu ayam online_s128.net_s1288