Bamsoet: Kebebasan berpendapat harus diungkapkan secara bertanggung jawab

Home / MPR RI / Bamsoet: Kebebasan berpendapat harus diungkapkan secara bertanggung jawab

TRIBUNNEWS.COM-Bambang Soesatyo, Pembicara Konferensi Permusyawaratan Rakyat Indonesia, menegaskan kebebasan berpendapat harus diungkapkan secara tepat agar tidak melanggar hak asasi orang lain. Dalam kehidupan sosial dimana setiap orang hidup berdampingan dengan sesamanya, perwujudan dan ekspresi hak asasi setiap orang akan dibatasi oleh hak asasi orang lain.

“Dalam konsep ini, agar tidak menimbulkan konflik dan menimbulkan konflik sosial, setiap orang harus menghormati pranata dan norma sosial yang berlaku di masyarakat. Setiap perwujudan kebebasan berpendapat selalu merupakan hasil dari konten yang disampaikan. Bamsoet Simposium Nasional “Discovering the’Fuzzy ‘Frontiers of Freedom” yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa menyatakan bahwa “konsep kebebasan yang bertanggung jawab adalah apa artinya.” Jajaran Direksi Fakultas Ekonomi dan Bisnis (BEM) Universitas Indonesia sebenarnya pada hari Sabtu, Jakarta / 10/20) .

Dekan Akademi Internasional ke-20 untuk Demokrasi dan Reformasi Politik menjelaskan bahwa kebebasan berpendapat setiap orang dibatasi dalam dua cara: pertama adalah kebebasan individu lain, dan yang kedua adalah peraturan perundang-undangan .- “Pembatasan pertama lebih bersifat subyektif, karena setiap orang memiliki tanda yang berbeda-beda dalam penafsiran tort terhadap dirinya sendiri. Oleh karena itu perlu dilakukan pembatasan yang kedua, yaitu mengatur agar kebebasan pribadi tidak melanggar kebebasan individu lain, ”kata Bamsoet. — Kepala Kementerian Pertahanan Nasional FKPPI menyampaikan bahwa kebebasan berpendapat merupakan salah satu pilar dan tolak ukur kehidupan yang sehat dan demokratis. Salah satu metode yang dapat digunakan untuk mengukur benchmark adalah Indeks Demokrasi yang diatur dalam tiga aspek, yaitu kebebasan sipil, hak politik, dan kelembagaan demokrasi.

“Indeks Demokrasi Indonesia dialami dari tahun 2009 hingga 2020 Naik turun dan momentum pembangunan. Pada periode ini, penurunan Indeks Demokrasi terjadi pada tahun 2010 (dari 67,3 menjadi 63,17), 2012 (dari 65,48 menjadi 62,63), 2015 (dari 73,04 menjadi 72,82) dan 2016 (dari 72,82 menjadi 70,09). Berdasarkan data Badan Pusat Statistik pada awal Agustus 2020, Indeks Demokrasi Indonesia saat ini 74,92 (rasio dari 0 menjadi 100), atau meningkat dari 72,39 pada tahun 2019 sesuai penjelasan Bamsoet.

Namun demikian, Wapres Pemuda Pancasila tetap melanjutkan. Namun demikian, peningkatan indeks demokrasi tidak serta merta menunjukkan peningkatan kebebasan berpendapat. Memang, kebebasan berbicara hanyalah salah satu komponen dari indeks demokrasi.

“Selain Indeks Demokrasi, indikator lain yang bisa kita gunakan untuk mengukur kebebasan berbicara adalah kebebasan pers. Menurut laporan lembaga pemantau Reporters Withour Borders, indeks kebebasan pers Indonesia naik ke peringkat 119 pada 2020. Kenang Bamsoet. “Kami senang dengan pertumbuhan ini dan kami bersyukur untuk itu, tapi kami harus mawas diri karena posisinya tidak lebih baik dari Timor Leste di 78 atau Malaysia di 101. -Wakil Ketua MPR menambahkan karena berbagai kemungkinan, berbagai kasus terkait kebebasan berpendapat sangat mungkin terjadi, seperti protes atau demonstrasi: -Pertama, ketidaktahuan terhadap berbagai peraturan perundang-undangan terkait, terutama di era baru. Peraturan perundang-undangan belum tersosialisasi secara maksimal.

Kedua, pengetahuan hukum yang minim untuk memahami berbagai peraturan perundang-undangan, apalagi ketika batasan kebebasan berpendapat dan multitafsir .— – “Di sini, penting untuk membangun kedewasaan politik sehingga semua pemangku kepentingan, baik itu aparat penegak hukum yang bertugas penegakan hukum atau yang bertanggung jawab kepada masyarakat, ketika mengutarakan pandangannya, kita harus menetapkan pandangan yang sama dan membuat aturan ini Itu untuk melindungi dan melindungi hak-hak setiap warga negara. Oleh karena itu, kebebasan menyatakan pendapat secara bertanggung jawab “, pungkas Bamsoet. *)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

adu ayam online_s128.net_s1288