Hari Konstitusi Syarief Hasan: Momen evaluasi yang penting

Home / MPR RI / Hari Konstitusi Syarief Hasan: Momen evaluasi yang penting

TRIBUNNEWS.COM-Syarief Hasan, Wakil Ketua Konferensi Permusyawaratan Rakyat Indonesia Partai Demokrasi, menyampaikan harapan dan gagasannya untuk implementasi UUD 1945 di Indonesia. Bertepatan dengan peringatan Hari Konstitusi yang digelar di Gedung Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (18/8/2020). -Syarief Hasan meyakini bahwa memperingati Hari Konstitusi sangat berarti bagi rakyat Indonesia. Memang dalam sejarah, “Undang-Undang Dasar” telah menjadi dokumen nasional yang menegaskan jati diri Republik Indonesia dan cita-cita Indonesia merdeka, merumuskan “Piagam Kelahiran Bangsa Indonesia” dan menegaskan pembentukan “Negara Pancasila”. PPKI merupakan bagian penting dari Hari Kemerdekaan Indonesia pada 17 Agustus 1945.

“Memperingati Hari Kemerdekaan Indonesia juga berarti memperingati lahirnya Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia. Bangsa,” kata Syarief Hasan. Selain itu, Pancasila juga masuk dalam Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia.Ini merupakan landasan kebangsaan yang diatur dalam Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 yang ke empat. Ideologi lain yang bertentangan dengan Pancasila harus tetap dipertahankan – Syarief Hasan selalu Berkomitmen untuk membela Pancasila sejak awal dengan menolak Undang-Undang Kode Ideologi Pancasila. Ia menyatakan bahwa Pancasila tidak boleh diganti, diputarbalikkan, atau diganggu oleh ideologi lain.

“UU HIP jelas terdistorsi, dan Syarief mengatakan:“ Pancasila itu mungkin saja diganti, jadi kita semua, terutama Partai Demokrat, sangat menentangnya. “— Ia juga mendorong pemerintah untuk menjadi yang terdepan dalam pengamanan konstitusi nasional. Hal ini dikarenakan berbagai ideologi berusaha menggerogoti Yayasan Nasional Pancasila. Ia juga berharap agar pemerintah melakukan penelitian lebih lanjut dengan mengajukan RUU PIP yang diajukan oleh pemerintah bukan RUU HIP untuk menghindari Menimbulkan kontroversi di masyarakat.

Ia juga mendorong pemerintah untuk mengevaluasi penyelenggaraan negara sesuai dengan UUD 1945. Syarief Hasan mengatakan: “Peringatan Hari Konstitusi adalah mengevaluasi kepastian pelaksanaan UUD dengan memantau kesesuaian penyelenggara negara dengan konstitusi yang berlaku. Motivasi penting. “— Apalagi pada saat pandemi Covid-19 semakin perlu dilakukan evaluasi terhadap pelaksanaan konstitusi.

“ Pemerintah harus benar-benar memperhatikan ketentuan konstitusi untuk menangani pandemi Covid-19. Aturannya, negara harus melindungi seluruh rakyat Indonesia, seluruh rakyat Indonesia menumpahkan darah, dan memajukan kesejahteraan umum yang disebutkan pada paragraf keempat. Dalam Undang-Undang Dasar NRI 1945, “Ditegaskannya bahwa dalam kesempatan ini, Syarief Hasan juga menyatakan bahwa Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 masih berkaitan dengan negara Indonesia saat ini.” Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 saat ini baik dan baik. Relevan dan terbukti mampu menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Yang perlu dilakukan adalah memastikan bahwa konstitusi ditegakkan sepenuhnya dan dilaksanakan dengan baik di Indonesia, ”tutup Syarief Hasan.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

adu ayam online_s128.net_s1288