Kuota internet Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Rp 9 triliun HNW: Kemenag bagaimana?

Home / MPR RI / Kuota internet Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Rp 9 triliun HNW: Kemenag bagaimana?

TRIBUNNEWS.COM-Dr. HM Hidayat Nur Wahid MA, Wakil Ketua Musyawarah Rakyat Indonesia, terima kasih kepada Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) yang telah memberikan anggaran alokasi kuota internet kepada siswa, guru, mahasiswa dan dosen sebesar 9 triliun rupiah .— -Hidayat mewajibkan Kementerian Agama (Kemenag) mencontoh kesuksesan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan guna memberikan kuota internet pendidikan tinggi bersubsidi (PTKIN) bagi siswa dan guru madrasah dan siswa serta guru negara Islam.

Karena jumlah siswa di Kementerian Agama sangat besar (9,2 juta siswa Islam, 780.000 guru Islam, 1 juta siswa PTKIN) dan warga negara Indonesia, mereka terkena dampak negatif komunisme-19, mereka juga menyukai pendidikan dan Mahasiswa Kementerian Kebudayaan. – “Untuk memenuhi kewajiban negara sesuai dengan Pembukaan UUD 1945 dan sila kedua dan kelima Pancasila, mencerdaskan kehidupan bernegara secara adil, maka Menteri Agama harus mencapai tujuan tersebut. Memperjuangkan hak siswa Kementerian Agama dan mengusulkan anggaran pembelian kuota internet bagi siswa, siswa, guru, dan dosen Kementerian Agama serta Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.Kementerian Kebudayaan telah mendapatkan tambahan dana BOS untuk sekolah terdampak Covid-19 3.2 Triliun rupiah, selanjutnya Anda bisa mendapatkan lagi 9 triliun rupiah hibah kuota internet, sedangkan madrasah di lingkungan Kementerian Agama hanya mendapat 2,6 triliun rupiah untuk pesantren dan rupiah pesantren, tanpa subsidi untuk membeli kuota internet. Hal ini juga sangat diperlukan bagi para santri, yang tentunya tidak adil dan tidak adil, ujarnya Hidayat mengeluarkan keterangan tertulis di Jakarta pada Jumat 8 Agustus. Untuk penyelenggaraan Pompeii, Madaras dan Perguruan Tinggi Agama. Anggaran yang cukup dialokasikan untuk pekerjaan pendidikan jarak jauh; dan kemungkinan menggunakan dana abadi pendidikan untuk membantu guru pendidikan Islam yang terkena dampak Covid-19 dan siswa Indonesia yang belajar di universitas agama di dalam dan luar negeri.

Tapi, sejauh ini, ini Anggaran sudah masuk. Nilai negara baru untuk pesantren dan madrasah d adalah 2,6 triliun rupee, yang jauh dari anggaran Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Politisi dari fraksi PKS ini menegaskan kembali adopsi agama Kementerian Agama bekerja sama untuk menjaga dan meningkatkan kualitas pendidikan agama di era Covid-19.Selain minimnya program subsidi kuota internet dan anggaran yang diterapkan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, penyesuaian pengurangan SPP satu kali dan pembebasan biaya kuliah dilakukan oleh Kementerian Agama dan PTKIN melalui KMA 515/2020 juga Belum diimplementasikan dengan baik di wilayah ini. -Bahkan, sebagaimana dikemukakan dalam rapat Komite Kedelapan dengan Perdana Menteri PTKIN (25/8), regulasi produk hukum belum jelas, sehingga banyak PTKIN yang tidak berlaku.Oleh karena itu, HNW Siswa dan guru wajib juga mendapat dukungan dan subsidi dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.Dia menyimpulkan bahwa sebagai bentuk keadilan nasional bagi warganya, hal ini merupakan bagian dari upaya mempersiapkan dan melatih cendekiawan muslim kelas dunia moderat. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

adu ayam online_s128.net_s1288