Bamsoet memberikan bantuan sembako kepada jajaran Brimob di kompleks MPR / DPR / DPD RI

Home / MPR RI / Bamsoet memberikan bantuan sembako kepada jajaran Brimob di kompleks MPR / DPR / DPD RI

Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Presiden MPR RI Bambang Soesatyo, GERAK BS dan relawan 4 pilar menyalurkan bantuan pangan kepada lebih dari 1.000 staf Brimob yang bertanggung jawab untuk memastikan komplek MPR / DPR / DPD RI Keamanan. Meskipun petugas polisi ini menjalankan tugasnya tanpa pamrih, mereka juga merupakan bagian dari rekan senegaranya. Sebagian dari keluarga besar bangsa Indonesia akan diperhatikan, didukung dan dihargai untuk kelangsungan hidupnya. “Mereka berasal dari berbagai pelosok negeri. Mereka telah meninggalkan istri, anak, dan anggota keluarga lainnya. Mereka berisiko dipermalukan jauh dari keluarga untuk menjalankan tugasnya. Bangun organisasi yang aman.” Lingkungan parlementer para pengunjuk rasa terkait dengan perumusan RUU Ketenagakerjaan. Agar tidak menimbulkan kerusuhan. Dibandingkan dengan pengorbanan yang mereka persembahkan, bantuan dalam jumlah kecil ini tidak ada gunanya. / DPR / DPD RI Kompleks, Jakarta, Senin (20/12/20).

Presiden ke-20 DPR RI menjelaskan bahwa demonstrasi adalah hak warga negara yang dijamin oleh konstitusi. Namun, dalam menjalankan hak ini, setiap warga negara juga harus mengantisipasi masuknya para penyusup yang melakukan kerusuhan dan demonstrasi. Jangan putus asa dan berjuang untuk mereka karena ulah beberapa perusuh. – “Banyaknya polisi yang menjaga Capitol dan jabatan-jabatan strategis lainnya tidak lebih dari untuk memastikan protes tidak menimbulkan kerusuhan. Tentu kita tidak ingin sabotase, tapi pembakaran di berbagai fasilitas umum. Saat protes terakhir, HI berbalik. Terminal bus terbaik di Transjakarta terbakar bersama 46 terminal bus lainnya di Transjakarta. Hilangnya dana masyarakat diperkirakan mencapai Rp 650 miliar. Unjuk rasa, “kata Bansout. -Direktur Badan Pertahanan Nasional FKPPI meminta kepada aparat kepolisian yang bertanggung jawab untuk memastikan para pengunjuk rasa tetap tenang di depan pengunjuk rasa. Tidak jarang pengunjuk rasa berbagi makanan, minuman, dan bahkan lelucon dengan polisi.

<< Polisi dan demonstran harus bekerja sama untuk menghentikan para provokator dari berbagai kerusuhan yang secara tidak sengaja menghancurkan semangat juang para demonstran. Polisi dan para pengunjuk rasa adalah rekan senegaranya, dan mereka menjalankan tugasnya sesuai dengan Konstitusi. Dalam kerusuhan tersebut, mereka bukanlah pengkhianat konstitusional. Mungkin dibiarkan berkeliaran dalam kebencian dan kebencian yang panas, "Bamsoet menyimpulkan.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

adu ayam online_s128.net_s1288