Tidak menghilangkan kerumitan dan membayar biaya pemrosesan, jadi alasan mengapa orang membeli banyak barang di taman pemakaman pribadi

Home / Metropolitan / Tidak menghilangkan kerumitan dan membayar biaya pemrosesan, jadi alasan mengapa orang membeli banyak barang di taman pemakaman pribadi

Jakarta, TRIBUNNEWS.COM-Pada saat yang sama, jika Anda tinggal di kota besar dan mengubur anggota keluarga yang meninggal di taman pemakaman umum (TPU) yang dioperasikan oleh pemerintah daerah, kami harus membayar biaya instrumen dan biaya perawatan serius. Orang nomor satu yang bertanggung jawab atas TPU.

Ini adalah salah satu alasan utama untuk pertumbuhan eksponensial pemakaman umum yang dikelola oleh sektor swasta. Sebagai contoh, di Jakarta Timur dan Karawang, kami temukan.

Orang lebih suka membeli kuburan di kuburan seperti itu, atau bahkan membelinya untuk anggota keluarga sebelumnya.

Membaca: Acara TV, Minggu, 24 Mei 2020: 99 Lampu di Langit Eropa di MNC TV, “Speed ​​and Passion 6” di GTV

Membaca: Membaca Buku Tabir di Rumah, Arab Lafadz dan bagaimana membacanya-Membaca: Wakil Ketua Parlemen Indonesia Azis Syamsuddin juga akan memiliki Idul Fitri di rumah-Perusahaan Penjualan General Motors Azhar Memorial Garden mengatakan, Survei konsumen yang dilakukan oleh yayasan oleh Harry Efriyal (Harry Efriyal) menunjukkan 5 alasan mengapa orang membeli banyak batu nisan, terutama kuburan Muslim.

Alasan pertama adalah bahwa konsumen akan memesan banyak kuburan di muka saat persiapan atau penguburan. Ahli waris tidak perlu repot dan bingung saat mencari makam.

Ini sering membingungkan mereka yang tiba-tiba mendapati dirinya menderita. Setelah persiapan awal, seluruh keluarga tidak lagi khawatir menemukan kuburan, “kata Harry.

Alasan kedua, Anda tidak perlu khawatir tentang makam yang jatuh atau dihancurkan oleh orang lain. Tidak ada yang mengurusnya.

Menurut Harry, sudah diketahui bahwa siapa pun yang lupa untuk meningkatkan biaya sebuah makam akan menghadapi situasi ini.

“Akan ada waktu ketika keluarga tidak lagi mengingat kuburan seorang kakek atau kakek buyut di suatu tempat. Dia mengatakan: “Dia diabaikan dan kemudian hilang.” Dia menambahkan: “Dengan manajemen profesional, keluarga tidak perlu khawatir tentang risiko ini karena tanah Pemakaman Muslim Al-Azhar dikelola oleh yayasan.”

Leave a Reply

Your email address will not be published.

adu ayam online_s128.net_s1288