Satpol PP di Jakarta tidak memakai masker selam di Merazia

Home / Metropolitan / Satpol PP di Jakarta tidak memakai masker selam di Merazia

Jakarta, TRIBUNNEWS.COM-Masker selam dan penggemar buff dilarang karena dinilai tidak efektif dalam mengurangi kemungkinan penularan Covid-19.

Beberapa tempat, seperti kereta listrik (KRL) dan Raya Moda (MRT) terintegrasi, memungkinkan penumpang menggunakan dua jenis masker.

Meski ada larangan awal, Satpol PP, Kepala Daerah DKI Jakarta, menyatakan pihaknya tidak akan menindak warga yang menggunakan snorkel dan masker ventilasi. Ia mengatakan Jumat (2/10/2020).

Menurutnya, kegunaan masker yang paling penting adalah untuk menutupi hidung dan mulut.

“Selama dia masih menutupi hidung dan mulutnya cukup untuk kita, dia berniat untuk menutupi dan memakai topeng dengan ikhlas,” ucapnya usai konfirmasi. .com, Juru Bicara Pokja Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito sudah berulang kali menyatakan bahwa kedua masker ini kurang efektif dalam bertahan dari virus corona.

“Diving atau polishing mask adalah single layer dan mask terlalu tipis, jadi kemungkinan penembusannya lebih besar.” Kata Wiku.

Wiku mengatakan bahwa masker selam biasanya sangat mudah ditarik ke leher sehingga tidak dapat digunakan secara efektif.

Artikel dimuat di Tribunjakarta.com dengan judul “Jangan Larang Anak Anies Pakai Masker Selam: Pentingnya Tutup Hidung dan Mulut Bima

Leave a Reply

Your email address will not be published.

adu ayam online_s128.net_s1288