Meninggal di masjid pada hari Jumat

Home / Metropolitan / Meninggal di masjid pada hari Jumat

TRIBUNNEWS.COM, BOGOR-Kota Bogor, Jawa Barat, Kota Bogor, Jawa Barat, Desa Semplak Kaum, Desa Semplak Barat, Se Java Kabupaten Bogor, jemaah Masjid Al Atieq dibubarkan segera setelah shalat Jumat dan sesudahnya jamaah Tiba-tiba pingsan. Garis doa. Ketika doa diadakan dalam doa kedua, orang yang tidak dikenal itu runtuh.

“Penduduk desa terus berdoa sholat Jum’at. Ketika sholat selesai, orang-orang segera menghindari sholat. Jadi mereka bubar segera setelah sholat, bukan dalam sholat,” kata sekretaris desa. Semplak Barat, Asep Mulyadi.

Asep mengatakan bahwa insiden itu awalnya dilaporkan oleh penduduk setempat ketika seorang pria pingsan saat shalat di Masjid Al-Atieq pada hari Jumat.

Orang-orang lokal tidak mengenal korban, tetapi kita tahu bahwa lelaki itu adalah pengemudi. Arthur Pu berkata: “Laporan warga negara pertama runtuh dan warga sipil kedua langsung jatuh olehnya. Tetapi dia bukan dari desa Semplak Barat, dia adalah orang asing yang dikontrak.” Setelah berdoa, penduduk pindah. Pergi ke

Baca: 7 manfaat kesehatan dari berkencan: mengurangi tekanan darah tinggi untuk mengurangi risiko stroke

beberapa DKM dilaporkan ke desa. Selama epidemi korona, Asep terus bergerak maju, dan warga lebih memilih untuk menantikannya.

Tubuh itu dekat masjid, dan staf Pusat Kesehatan Masyarakat Kemang APD pergi ke sana.

Sambil menunggu pejabat residen menyemprotkan cairan ke tubuh almarhum, mayat almarhum berbaring kaku di atas sajadah.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

adu ayam online_s128.net_s1288