Sayangnya, penganiayaan anak Duren Sawit dan ayah yang ditinggalkan ayah ingin menyekolahkan anaknya

Home / Metropolitan / Sayangnya, penganiayaan anak Duren Sawit dan ayah yang ditinggalkan ayah ingin menyekolahkan anaknya

JAKARTA TRIBUNNEWS.COM-Polisi di Jakarta Timur masih mendata tersangka Abdul Mihrab (40) atas tuduhan pelecehan dan penelantaran anak di Duren Sawit.

Abdul Mihrab dikenal sebagai ayah dari RPP (12), seorang gadis yang dianiaya dan ditelantarkan.

Baca: Gadis Kecil Kulhatan Duren Sawit Korban Sadis: Saya Ingin Sekolah-Saat ini, tersangka berada di Rutan Polres Jakarta Timur. Saat ditemui tim Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI), tersangka mengaku menyesal.

Seto Mulyadi, Ketua Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI), menjelaskan, Senin (27/7/2020), pihaknya ingin mengirimkan RPP ke sekolah-sekolah yang selama berbulan-bulan dianiaya. Seto menirukan ucapan Abdul: “Ayahnya yang mengurus pesantren atau ikut PKBM (Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat), dan pihak sekolah sedang mencari paket.” Dalam percakapan, Senin (27/7/2020). Pesan dari ibu kandung Abdul Narti (64), adik laki-laki Abdul Linda Sari (29), dan adik ipar Abdul Deby Setianing (20), ditujukan pada “saat keluarganya meminta agar RPP dikirim ke sekolah.

Tapi Harapan mereka tidak pernah terwujud .

Karena Narti yang membayar RPP untuk masuk PAUD jatuh sakit, pendidikan anak malang itu langsung terhenti sampai usia RPP, dan sekarang sudah tidak sekolah .. Kemarin kami juga bertemu langsung dengan penulis, kami Banyak bicara.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

adu ayam online_s128.net_s1288