KPAI meminta PPDB DKI Jakarta berhenti menggunakan standar usia

Home / Metropolitan / KPAI meminta PPDB DKI Jakarta berhenti menggunakan standar usia

Laporan wartawan Tribunnews.com Fahdi Fahlevi-Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Komisaris Retno Listyarti dari Komisi Kesejahteraan Anak Indonesia (KPAI) menyarankan agar Dinas Pendidikan DKI Jakarta (DKI Jakarta) sebaiknya tidak mengadopsi lebih banyak standar usia sebagai syarat untuk menerima anak baru. Jalan kabupaten siswa (PPDB) Bina RW.

Di jalan kabupaten RW sekolah, tarif cakupan dikurangi, dan hanya berlaku untuk siswa yang masih tinggal di sekolah dan RW.

Baca: Hasil Seleksi PPDB SMA / SMK Jawa Tengah 2020 Diumumkan Hari Ini. Berikut tautan pengumumannya — “Untuk jalur Bina RW yang akan dilaksanakan mulai 4 – 7 Juli 2020, Dinas Pendidikan DKI Jakarta Seharusnya tidak berdasarkan usia. Standar awal, ”kata Retno dalam keterangan tertulis, Kamis (2 Juli 2020).

Retno mengatakan jika usia tersebut masih normal, masa depan anak-anak muda masih akan dilarang masuk sekolah negeri.

Dia meminta syarat utama jalan Bina RW untuk memprioritaskan calon siswa yang memiliki perumahan terutama di dekat sekolah. Retno mengatakan: “Hanya jarak yang digunakan karena mudah untuk menentukan jarak RW.”

Seperti yang kita ketahui bersama, Disdik DKI Jakarta telah membuka jalur baru di PPDB yaitu zona sekolah RW. Setelah proses seleksi jalur sukses selesai pada 4 Juli, jalur distrik untuk pengembangan sekolah RW akan dibuka.

Bersamaan dengan itu dilakukan evaluasi diri terhadap calon mahasiswa peserta mata kuliah pada tanggal 6 Juli 2020.

Membaca: Kisah Seorang Siswa Menangis Beberapa Hari Akibat Kursus Partisi PPDB DKI 2020

Namun di Jalan Pemisah Sekolah Masyarakat RW, tarif cakupannya berkurang.Hal ini hanya berlaku untuk siswa dan sekolah yang masih hidup Hubungi RW .

Zona tingkat RW ini dirancang untuk mahasiswa pascasarjana pada tahun 2020.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

adu ayam online_s128.net_s1288