Romi Syahril: Jangan ubah model kerja baru, penulisan berita dan kode etik

Home / Metropolitan / Romi Syahril: Jangan ubah model kerja baru, penulisan berita dan kode etik

JAKARTA TRIBUNNEWS.COM-Pandemi koronal (Covid-19) membuat khawatir semua orang karena belum ada vaksin yang ditemukan untuk menyembuhkan pandemi global ini.

Masyarakat, termasuk wartawan, harus mengadopsi solusi sementara untuk melaksanakan kesepakatan kesehatan yang merupakan syarat pemerintah menyambut baik adaptasi standar baru tersebut.

Namun, tampaknya semua kegiatan yang terkait dengan jurnalistik sulit untuk dapat sepenuhnya melaksanakan kesepakatan kesehatan sebagai implementasi dari aturan baru yang normal. Rangkaian webinar PWI Jaya bertajuk “Pemberdayaan Spiritual, Cara Kerja Jurnalistik di Bawah Normal Baru” akan digelar Rabu (7/7/2020).

Seri webinar ini diselenggarakan bekerja sama dengan Tata Logam Lestari, Hikvision, dan mantan Asosiasi Volume Indonesia (ARFI). ) .

Webinar ini menampilkan dua tokoh media yaitu Wakil Ketua Organisasi PWI Jaya, juga mantan Ketua Antara TV Irmanto, Ket ua SJI / redaktur “Daily News” dan Bina Romi Syahril, pembicara dari Fakultas Komunikasi dan Bahasa Universitas Sarana Informatika, turut dipandu oleh wartawan senior Suara Merdeka, Budi Nugraha dan pembawa acara Ary Julianto, keduanya merupakan anggota PWI Jaya. — Evaluasi Romi terhadap tiap orang pasti berbeda, tergantung pandangan yang mendefinisikan standar baru. Pola kerja baru atau situasi dan gaya hidup baru. Padahal, corak penulisan dan etika jurnalis tidak boleh diubah, hanya corak pemberitaan jurnalis yang diubah. -Tidak yakin apakah semua perusahaan media di era pandemi ini bisa menerapkan semua protokol kesehatan, seperti menyiapkan masker, hand sanitizer, menjaga jarak, dll. Waspada saat menjalankan tugas jurnalistiknya.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

adu ayam online_s128.net_s1288