Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mendaftarkan 88.835 pekerja yang diberhentikan karena pandemi Covid-19

Home / Metropolitan / Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mendaftarkan 88.835 pekerja yang diberhentikan karena pandemi Covid-19

Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Dinas Sumber Daya Manusia dan Energi Jakarta (Nakertrans dan Energi) mencatat 1.0665 pekerja dari 2.008 perusahaan terdampak PHK.

72.770 pekerja lainnya dari 9.096 perusahaan di-PHK-. Pandemi korona di Indonesia menyebabkan PHK dan PHK.

Biro Sumber Daya Manusia dan Imigrasi Jakarta mendaftarkan PHK yang telah mengalami PHK (PHK) dan tidak menerima upah (tidak ada cuti berbayar) karena berjangkitnya Coronavirus (Covid-19). -Sampai sore Sabtu (4/4/2020), ada 88.835 pekerja dari 11.104 perusahaan terdaftar.

Andri Yansyah, kepala urusan manusia dan imigrasi di Jakarta, meminta para pekerja yang mengumpulkan data untuk mengisi data. .

Selain itu, Anda juga dapat mengunduh formulir dari bit.ly/formulirkartupwork, lalu mengirimkannya melalui email ke disnakertrans@jakarta.go.id.

“Kami meminta personil yang relevan untuk mengisi data lengkap dan keluhan. Andri mengatakan ketika dia dikonfirmasi oleh Kompas.com pada hari Sabtu.

Data yang terkumpul akan dikumpulkan dan diteruskan ke pemerintah pusat. Pemerintah, yaitu, Kementerian Ekonomi berkoordinasi. — Baca: Mendesak warga untuk menerima sisa-sisa korban korona yang dikubur karena virusnya dihancurkan dalam waktu 4 jam, pekerja yang memenuhi syarat dapat mengikuti program sertifikasi pra-kerja, Dan dapatkan imbalan dari pemerintah pusat.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

adu ayam online_s128.net_s1288