Two Pasutri mengelola tempat penampungan kaum muda CSW di apartemen Kelapa Gading

Home / Metropolitan / Two Pasutri mengelola tempat penampungan kaum muda CSW di apartemen Kelapa Gading

Jakarta, TRIBUNNEWS.COM – Kepolisian Karapa Gardin memindahkan tempat penampungan pelacur di bawah umur (pekerja seks) pada Kamis (1/6/2020).

Penampungan PSK terletak di Apartemen Gading Nias di Kairapa Gading, Jakarta Utara. — Budhi Herdi Susianto, Kepala Polisi Metropolitan di Jakarta Utara, mengatakan dua apartemen di lokasi itu digunakan sebagai tempat berlindung. Kasus ini diserahkan ke Kepolisian Metro Jakarta Utara pada Senin (10 Oktober 2020).

“” Menurut laporan, kami menemukan sebuah apartemen dengan dua lantai, “lanjut Buddha.” Polisi menangkap beberapa dari mereka, termasuk 9 pelacur di bawah umur dan 4 pelacur dewasa.

Baca: Tidak ada alasan, Teddy hanya meminta Rizky Febian untuk melakukan hal yang mulia ini dengan Lina Zubaeda.

Selain PSK, polisi juga menangkap lima tersangka lainnya.

Kelima adalah MC (35), SR (33), RT (30), SP (36) dan ND (21).

“Kami mengidentifikasi lima tersangka, yaitu dua suami, seorang istri berkata untuk Bodhi:”

“juga seorang peneliti wanita di daerah itu, dan tiga penjaga.” MC dan SR adalah pasangan menikah, bekerja sebagai mucikari dan peneliti PSK. — Tiga tersangka lainnya mengawasi tempat penampungan. Bodhi mengatakan: “Mereka memiliki tanggung jawab untuk mengawal mereka sehingga para wanita ini tidak dapat melarikan diri.” Kelima tersangka tersebut diduga melanggar Keputusan No. 35 tahun 2014, yang melibatkan perlindungan anak-anak dan Undang-Undang Hubungan Internasional No. 21 tahun 2007 untuk memberantas perdagangan manusia.

Meskipun pelacur yang dilindungi dibawa ke layanan sosial untuk saran lebih lanjut.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

adu ayam online_s128.net_s1288