Anggota DPRD DKI mengkritisi 3 SKPD Pemprov DKI, dan tetap mendapat subsidi penuh

Home / Metropolitan / Anggota DPRD DKI mengkritisi 3 SKPD Pemprov DKI, dan tetap mendapat subsidi penuh

JAKARTA TRIBUNNEWS.COM – Selama wabah virus korona yang melanda Jakarta, pemerintah provinsi DKI memotong 50% kesejahteraan pegawai negeri sipil.

Namun ada tiga satuan kerja perangkat daerah (SKPD) yang selalu penuh.

Ada tiga hal antara Badan Kepegawaian Daerah (BKD) lainnya, Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD) dan “Badan Komunikasi dan Informasi”.

Anggota Panitia DPRD DKI, Agustus Hamonangan mengungkapkan hal tersebut .– –Baca: Ketua: Mendorong perjanjian normal order berskala besar baru-nyatanya, menurut dia, ketiga SKPD ini tidak secara langsung mempengaruhi tatalaksana pasien virus corona.

Gubernur Anies Baswedan (Anies Baswedan) juga dikenal sebagai kebijakan yang lebih mengutamakan pemotongan gaji pegawai.

“” Saya paham kalau para pejabat resah, karena ada kabar bahwa Badan Kepegawaian Daerah (BKD), Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD) dan Dinas Komunikasi dan Informatika akan menerima semua manfaat, sekalipun pekerjaannya dan masyarakat tidak. Kontak langsung dan risikonya tidak tinggi, “ujarnya. Pendapat tertulis, Rabu (26/5/2020). Ia menjelaskan,” Jangan sampai gubernur terkesan mengutamakan pemberian uang saku. Menurutnya, Anis harus mengesampingkan adanya pengurangan tunjangan pegawai atau tenaga lapangan. Tenaga kesehatan juga bisa memberikan pembebasan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Satpol PP DKI Jakarta, dan Dinas Perhubungan, dan mereka akan terus melanjutkan. Lakukan tugas di lapangan, bukan di belakang meja. Di TKP dianggap lebih tepat. Untuk mengatasi wabah ini, saya bersedia menerima pembebasan tax allowance. — August bilang Anies harus adil dengan kebijakan penunjang penghasilan ini , Karena ini masalah yang sensitif.

Kebijakan harus adil agar tidak menimbulkan kecemburuan dan kecurigaan di antara karyawan dalam kisaran yang sama.

“Gubernur harus menyadari bahwa tunjangan pendapatan itu penting dan sangat sensitif bagi karyawan masalah. Oleh karena itu, Gubernur harus dapat bertindak adil yaitu memberikan distribusi pendapatan berdasarkan standar evaluasi kinerja yang terukur dan transparan.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

adu ayam online_s128.net_s1288