Bicaralah dengan pemandu lagu yang ikut demo di balai kota: jual semuanya sampai hanya mie

Home / Metropolitan / Bicaralah dengan pemandu lagu yang ikut demo di balai kota: jual semuanya sampai hanya mie

JAKARTA TRIBUNNEWS.COM-Virus corona atau pandemi Covid-19 melanda sektor ekonomi dengan parah.

Hiburan adalah salah satu tempat tersulit.

Baca: Apakah Anda suka generasi muda bernyanyi? Berpartisipasi dalam Kompetisi Karaoke Nasional!

Sejak Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memberlakukan pembatasan sosial skala besar (PSBB), kawasan itu dilarang beroperasi.

Faktanya, perluasan transisi PSBB baru-baru ini ke pekerjaan PSBB semakin memungkinkan bagi perusahaan aktor hingga para pekerja di tempat hiburan mati lemas. -Karena tidak ada ruang untuk bermanuver dalam pengoperasian tempat hiburan, massa, terutama pekerja hiburan malam, berkumpul di depan Gedung Balaikota Jalan Medan Merdeka Selatan Jakarta Pusat, Selasa (21/7) / 2020) .

Bebi (Bukan nama sebenarnya), pemandu bernyanyi di karaoke adalah salah satu peserta protes. –Dia mengungkapkan bahwa dia kehilangan pekerjaannya sekitar lima bulan yang lalu. – “Saya jual TV (TV), sepatu dan baju. Barang bekas, saya juga jual lemari es secara online,” kata Babe (24 tahun) usai aksi di luar kantor Balaikota DKI Jakarta, Selasa (21/7/2020). -Ini yang Bebi lakukan untuk memenangkan hidupnya.

“Ya, belikan makanan dan air minum untuk anak saya. Saya tinggal bersama anak saya dan suami saya tidak ada (cerai),” ujarnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

adu ayam online_s128.net_s1288