Adik perempuan Pupung Sadili berbicara dengan Aulia Kesuma tentang nasib orang mati: kita akan menjaganya

Home / Metropolitan / Adik perempuan Pupung Sadili berbicara dengan Aulia Kesuma tentang nasib orang mati: kita akan menjaganya

JAKARTA TRIBUNNEWS.COM-Pembunuhan seorang ayah dan anak di Lebak Bulus di Jakarta Selatan diselesaikan dalam persidangan pertama.

Komite hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan mengumumkan bahwa terdakwa Aulia Kesuma dan putranya Geovanni Kelvin telah terbukti bersalah atas pembunuhan berencana. Tolak Edi Chandra alias Pupung Sadili dan putranya Dana.

Membaca: Aulia Kesuma dan putranya dijatuhi hukuman mati karena rencana pembunuhan. Ini adalah perjalanan. Juri juga menjatuhkan hukuman mati pada mereka.

Dalam hal ini, mendiang saudara laki-laki Pupung Sadili Nani Sadili menyatakan bahwa dia tidak banyak menanggapi keputusan hakim tentang Aulia Kesuma dan Geovanni Kelvin.

Nani mengatakan bahwa partainya masih menunggu pemulihan hukum dari kedua terdakwa.

“Kami belum tahu. Karena masih ada pikiran dan solusi. Jadi kami tidak bisa mengatakan apakah kami puas atau tidak. Belum. Karena masih ada jalan panjang,” Nan i pada Senin (06/6). 15/2020) mengatakan selama pertemuan pada sidang putusan Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

Dia mengatakan bahwa keluarga Edi Candra akan terus mencari langkah perbaikan. Dua x terdakwa.

“Untuk putusan ini, saya selalu mengikuti tingkat pertama hingga naik banding, karena kami tidak tahu apa yang dijelaskan Gao L.

Di sisi lain, ia mengakui bahwa penasihat hukum terdakwa terus menyinggung Eddie. Nasib Edi Candra dan anak Aulia Kesuma bernama Reyna. Bebas dari hukuman mati.

Dia memastikan bahwa dia dirawat oleh keluarga besar.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

adu ayam online_s128.net_s1288