Ordada DKI mengkritik Menteri Perhubungan dalam hal operasi angkutan umum: hanya mempertimbangkan aspek komersial

Home / Metropolitan / Ordada DKI mengkritik Menteri Perhubungan dalam hal operasi angkutan umum: hanya mempertimbangkan aspek komersial

Jakarta TRIBUNNEWS.COM – Pemerintah Pusat telah mengeluarkan kebijakan melalui Kementerian Perhubungan (Kemenhub) untuk membuka kembali layanan transportasi publik, udara, darat dan laut mulai hari ini (Kamis) (5 Juli 2020). Respons kebijakan tidak mendapatkan respons positif sepenuhnya dari masyarakat, termasuk pemangku kepentingan atau pemangku kepentingan terkait.

Membaca: Duduk di Menteri Koordinasi PMK dan pengaduan Sri Mulyani terhadap Bansos Anies.

DPD Jakarta adalah salah satu ketua DPD. Menurut Shafruhan Sinungan, Ketua DPD Organda DKI, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi hanya mengambil keputusan secara komersial.

Bahkan, ia melanjutkan dengan mengatakan bahwa pemerintah juga harus memperhatikan efek kesehatan selama pandemi korona atau Covid-19.

Selain itu, kebijakan yang dikeluarkan oleh Menteri Transportasi bertentangan dengan kebijakan sebelumnya. Pembatasan Sosial Massal (PSBB).

“Tetapi dalam hal perdagangan, ini tidak benar, juga tidak benar,” kata Shafruhan ketika dikonfirmasi pada hari Kamis. Budi Budi Sumadi (Budi Budi Sumadi) adalah orang yang dirawat karena status positif Covid-19. Ia berspekulasi bahwa Shafruhan mengatakan bahwa Budi Karya Sumadi (Budi Karya Sumadi) ) Lebih sensitif terhadap kesehatan.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

adu ayam online_s128.net_s1288