Warga Jakarta yang tinggal di zona merah 33 RW Covid-19 didorong untuk salat di rumah menyambut Idul Adha

Home / Metropolitan / Warga Jakarta yang tinggal di zona merah 33 RW Covid-19 didorong untuk salat di rumah menyambut Idul Adha

Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Jakarta Pemerintah Provinsi DKI mengeluarkan imbauan kepada warga menjelang Idul Adha pada 31 Juli. Setiap Rumah.

Baca: Jokowi: Perlu Waspada Cegah Covid Gelombang Kedua -19

Hendra Hidayat, Kepala Dinas Pendidikan, Psikologi, dan Spiritualitas DKI Jakarta, mengatakan perlu adanya kesadaran untuk membantu pemerintah mencegah Penyebaran virus corona.

Selain itu, kejadian harian Covid-19 kasus masih tinggi karena kota-kota meningkatkan tes cepat untuk virus korona dan tes swab.

“Ini untuk kesehatan dan keselamatan bersama. Oleh karena itu, masyarakat di Zona Merah (WPK) bisa melaksanakan shalat Idul Fitri bersama keluarganya di rumah.” Selasa (28/7/28). Keputusan tersebut harus dipatuhi oleh warga.

Mereka juga akan mengadopsi cara-cara persuasif agar masyarakat di WPK bisa melaksanakan shalat Idul Fitri di rumah bersama keluarganya. Pencegahan Protokol Covid-19.

Doa jemaah hanya berlaku untuk R Ws di luar WPK.

“Sebenarnya kesepakatan dibuat karena biasanya untuk sholat Jum’at yaitu membuat sabun bukan karpet. Sehingga jemaah bisa membawa selimut sholat sendiri,” kata Hendra.

Hendra juga mengingatkan kepada hadirin untuk mencermati pengaturan pencegahan virus corona. Mungkin.

Baca: Ini Daftar Cluster Covid-19 Di Kantor Jakarta Total Ada 375 Kasus-Hendra yakin jika protokol ini diikuti, penyebaran Covid-19 bisa ditekan semaksimal mungkin.

“Hindari berjabat tangan atau mengucapkan Hendra.

Artikel ini pernah tayang di Wartakotalive dengan judul: Pemprov DKI Jakarta mengimbau 33 warga RW Red Zone untuk shalat Idul Fitri di rumah

Leave a Reply

Your email address will not be published.

adu ayam online_s128.net_s1288