PSBB Jakarta: KRL dan MRT hanya bisa memuat 60 penumpang per mobil, dan LRT bisa memuat 40 penumpang

Home / Metropolitan / PSBB Jakarta: KRL dan MRT hanya bisa memuat 60 penumpang per mobil, dan LRT bisa memuat 40 penumpang

Syafrin Liputo, Kepala Daerah DKI Jakarta, mengatakan pihaknya akan membatasi waktu dan penumpang angkutan umum di trayek tetap dan trayek berjadwal.

Diantaranya, jalan tol terintegrasi (MRT), KRL jalur suburban Railway dan jalur kereta api terpadu (LRT). – Ketiga moda transportasi tersebut hanya beroperasi mulai pukul 06.00 hingga 18.00 WIB. Syafrin mengatakan kepada Polda Metro Jaya Jakarta, Jumat (4/10/2020) di Jakarta bahwa ini merupakan penyelenggaraan angkutan umum trayek tetap dan terjadwal, baik itu dengan kereta api maupun kendaraan bermotor, mulai pukul 06.00-18.00 WIB. . -Baca: PSBB Jakarta mengizinkan pengangkutan sepeda motor ke penumpang dari alamat asalnya-untuk kuota penumpang, Syafrin menyatakan akan membatasi kapasitas angkut hingga 50% dari kapasitas angkut.

Kapasitas transportasi penumpang masing-masing kereta akan dibelah dua. — “Kapasitas penumpang MRT dan KRL akan disesuaikan menjadi 60 penumpang per kendaraan. Misalnya ada 6 MRT, jadi begitu La Tanga pindah, kapasitas penumpang maksimal hanya 360 orang.” – –Dalam waktu bersamaan, KRL Jabodetabek menyatakan bisa memuat maksimal 600 penumpang. Setiap gerbong mampu menampung 60 penumpang.

“KRL Jabodetabek akan menyesuaikan kapasitas penumpangnya menjadi 60 penumpang per kendaraan mulai hari ini. Oleh karena itu, jika ada 10 seri yang sedang berjalan maka ada 10 kendaraan, jadi jumlah yang bisa diangkut, jelasnya. Said. “Hanya ada 600 penumpang. Di LRT, Syafrin mengatakan, selama PSBB jumlah penumpang yang bisa diangkut hanya 80 penumpang.

“LRT juga sudah disesuaikan dengan dia. Ia menyimpulkan:“ Setiap gerbong hanya bisa menampung hingga 40 penumpang, jadi 2 Sebuah mobil tidak bisa memuat 80 penumpang. “

Leave a Reply

Your email address will not be published.

adu ayam online_s128.net_s1288