Polisi mengizinkan pertemuan keluarga selama Idul Fitri, tetapi tidak membuka pintu

Home / Metropolitan / Polisi mengizinkan pertemuan keluarga selama Idul Fitri, tetapi tidak membuka pintu

Laporan wartawan Tribunnews.com Igman Ibrahim – Jakarta, TRIBUNNEWS.COM-Polda Metro Jaya melarang hari-hari buka saat perayaan Idul Fitri. Ia meyakini dengan mengundang banyak orang untuk berpartisipasi akan semakin meningkatkan penyebaran virus corona atau Covid-19. Jomb, Sambodo Pol (Sambodo Purnomo) Yoga, Kamis (14/5/2020) di Palda Metro Jaya (Palda Metro Jaya).

Namun, jika aktivitas ini masih ada, mereka tidak melarangnya.

Baca: Tes kepribadian: Apa warna pakaian favoritmu? Jawabannya mungkin menggambarkan peran awal Anda- “Tentu saja dalam Misa PSBB, kami sarankan untuk tidak menghadiri gathering saat ini. Tapi tentu saja, selama dia tidak meninggalkan daerah, kami tidak dilarang melakukannya. Artinya saya tidak bisa, Saya tidak ingin pergi ke Bandung. Ya, ”katanya.

Tapi Sambodo telah mengadopsi kampanye reuni keluarga untuk mengikuti seruan pemerintah untuk menjaga jarak untuk mencegah penyebaran virus Covid-19. Kami akan mengizinkannya. Artinya kami tidak boleh mengumpulkan lebih dari 5 orang, lalu kami harus menjaga jarak secara fisik saat bepergian dengan masker, ”ujarnya. 1.043 orang sembuh meninggal-ada laporan sebelumnya bahwa polisi mengizinkan Jakarta, Depok , Warga Bekasi dan Tangerang berkumpul untuk merayakan Lebaran 2020.

Tapi premisnya warga tidak boleh keluar dari perbatasan Jad Tabek.

Ini kan Kapolsek. Menurut polisi Kombes Benyamin (Kombes Benyamin), menurutnya, warga masih diperbolehkan melakukan kegiatan sehari-hari saat Idul Fitri di Aula Jad Tabek. (14/5/2020) .

Namun, dia meminta masyarakat mengikuti aturan skala batasan sosial yang lebih besar (PSBB) dalam jarak fisik yang berlaku untuk menghindari penyebaran virus Corona.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

adu ayam online_s128.net_s1288