Biro Ski Provinsi dan Komanpur membentuk kelompok kerja khusus untuk 11 juta meter kubik bebek lumpur

Home / Metropolitan / Biro Ski Provinsi dan Komanpur membentuk kelompok kerja khusus untuk 11 juta meter kubik bebek lumpur

Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Dalam rangka meningkatkan kapasitas sungai dan drainase, Pemprov DKI Jakarta akan membentuk Pokja Penanggulangan Banjir (Pokja) melalui Tata Kelola Sumber Daya Air (SDA) dan Dinas PUPR pada tahun 2020.

Departemen UPPR Di antara sungai yang berwenang, terdapat 13 sungai dengan volume pengerukan 11.693.900 meter kubik-kelompok kerja pengendali banjir akan menyusun rencana lumpur Gribeck. Mereka akan melakukan pengerukan besar-besaran di 13 sungai yang bersinggungan dengan 13 sungai.

Baca: 22.000 orang yang terkena dampak BanBir Mongondow Selatan (BanBir Mongondow Selatan) mengirim Heli Logistics ke BNPB

Ini adalah DKI SDA Jakarta Juaini Yusuf, kepala departemen, mengungkapkan dalam video pertemuan manajemen yang diunggah oleh Youtube Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Saluran, Kamis (6/8/2020). Di semua wilayah, ‚ÄĚkata Juaini.

Terkait upaya pencegahan banjir di ibu kota, Kementerian Sumber Daya Air DKI juga akan membangun beberapa waduk. Diantaranya, Waduk Pondok Ranggon harus dibangun di atas lahan eksisting seluas 10 hektare. Saat ini sudah diambil alih. Luas tanahnya 8 hektar. Fungsi Waduk Brigif adalah mengurangi aliran banjir hingga 20% dari aliran Sungai Krukut. Waduk Lebak Bulus dengan luas 3,8 hektar juga dibangun untuk mengurangi aliran banjir di Sungai Grogol.- — Fokus tahun 2020 adalah pengadaan tanah, dan konstruksi awal akan dilakukan pada tahun 2021. Beberapa reservoir harus diselesaikan pada bulan Maret 2022. Huani mengatakan: “Rencana pembebasan lahan akan dilakukan pada tahun 2020 dan kemudian pada awal tahun 2021. Tanah berwujud tersebut insya Allah akan berakhir pada Maret 2022. “

Leave a Reply

Your email address will not be published.

adu ayam online_s128.net_s1288