Tentang Permenhub dari DPRD DKI: Pusat ini hanya tujuan Ojol, tetapi melupakan pengemudi angkutan umum

Home / Metropolitan / Tentang Permenhub dari DPRD DKI: Pusat ini hanya tujuan Ojol, tetapi melupakan pengemudi angkutan umum

Laporan reporter tribunnews.com Danang Triatmojo-Jakarta TRIBUNNEWS.COM-No 18 tahun 2020 Permenhub memungkinkan ojek online mengangkut penumpang.

Faktanya, Peraturan Menteri Kesehatan 9/2020 9/2020 melarang poin aturan yang sama, yang menjadi acuan Gubernur DKI Jakarta 33/2020 tentang penerapan pembatasan sosial skala besar (PSBB). –Baca: Pemerintah menyetujui aplikasi PSBB untuk Banten dan Pekanbaru

Wibi Andrino, ketua Fraksi DPRD DKI Nasden, mengatakan bahwa pemerintah pusat tampaknya tidak adil dan terlalu memperhatikan kepentingan pengemudi taksi motor online, tetapi mengabaikan transportasi umum Dilema pengemudi pengemudi bajaj. “Apakah pengemudi angkutan umum, bus dan minibus tidak terpengaruh?” Pemerintah perlu bersikap adil, tidak hanya peduli dengan sepeda motor online. Banyak orang di Jakarta terkena PSBBB dan perlu perhatian pemerintah, “” kata Wibi dalam surat konfirmasi, Senin (13/4/2020). Dia mengatakan bahwa prioritas utama implementasi PSBB harus menjadi upaya untuk mengekang penyebaran PSBBB. Virus Corona dan bagaimana menjaga jarak.

Baca: Korban PHK karena wabah virus korona membutuhkan BLT dan bahan makanan yang lebih berharga daripada dokumen pra-kerja mereka

Pemerintah pusat tidak boleh melonggarkan peraturan tahanan jarak jauh dan fokus pada pencegahan infeksi korona Sebaran.

“Covid-19 harus diatasi dulu. Kenapa kita malah begitu sibuk menangani keterikatan orang?», Pungkasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

adu ayam online_s128.net_s1288