Komite Nasional Kesejahteraan Anak: Pedofil Gereja Depok harus disingkirkan oleh para pemerannya!

Home / Metropolitan / Komite Nasional Kesejahteraan Anak: Pedofil Gereja Depok harus disingkirkan oleh para pemerannya!

JAKARTA, TRIBUNNEWS.COM-Arist Merdeka Sirait, Ketua Komite Kesejahteraan Anak Nasional, berterima kasih kepada kepolisian Kota Metro Kasatreskrimum atas kerja kerasnya. Dia dengan cepat dan akurat menindaklanjuti laporan puluhan anak yang terkena pedofilia di Gereja Depok, Jawa Barat. “Komite Kesejahteraan Anak Nasional juga mengucapkan terima kasih kepada para pemimpin gereja. Mereka dengan cepat membubarkan anggota gereja yang diduga melakukan kekerasan seksual dan menyerahkannya kepada polisi untuk memikul tanggung jawab hukum.” Arist Medica Silait Merdeka Sirait) mengatakan pada Kamis (18/6/2020) bahwa pihaknya juga telah membentuk sikap tidak menghalangi dan menutupi kejahatan seksual oleh pejabat gereja, yang justru membantu mengungkap kasus-kasus yang memalukan dan mencemari perilaku seksual setempat. . Ibadah dan segala isinya.

Arist Merdeka menjelaskan bahwa pimpinan gereja lah yang dengan cepat, akurat dan terbuka menyelidiki dan segera mengundang para korban dan keluarga mereka untuk melaporkan kedatangan ke polisi. Sudah ada beberapa pelanggar, dan korban diduga lebih dari 20. Para pelanggar tahu betul bahwa tindakan tersebut tidak layak dipuji, dan menjijikkan bagi anak-anak yang harus dilindungi. — Baca: Jadwal dan Fakta Terbaru Ibu Muda Lamongan Setubuhi (Lamongan Setubuhi), Tetangga Ladang Jagung – Dia Mengatakan Setelah Mempelajari Bukti Kasus Yang Cukup, Dia Saat Ini Di Dalam Penahanan Pelaku di Mapoltes Metro Depok divonis paling sedikit 10 tahun penjara dan 1 tahun penjara. Hingga 20 tahun.

Membaca: Terapis wanita pembunuh mengungkapkan identitas siswa, yang merupakan anak dari pemilik kontrak

“Aktor juga dapat dikenakan hukuman tambahan seperti menyuntikkan bahan kimia dan casting , Katanya: Tanggal 1 Januari 2016, Perubahan Kedua atas Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak, Undang-Undang Junto Republik Indonesia Nomor: 2014, Nomor 35, tentang Undang-Undang Republik Indonesia Perubahan atas: Pada tanggal 23 23 tahun 2002, tentang masalah perlindungan anak, Merdeka Sirait yang juga warga Depok ini mengaku yakin dengan kerja Kasatreskrimum yang cepat dan akurat, khususnya untuk Polda Depok. Karena janjinya untuk tidak mentolerir segala bentuk kejahatan yang melibatkan anak, termasuk kasus pedofilia yang saat ini terjadi di gereja-gereja di bawah yurisdiksi Debord City. — Ada laporan sebelumnya yang digunakan polisi Debord Seorang pria yang disingkat SM (42) ditangkap atas dugaan pelecehan seksual terhadap anak yang diduga melakukan tindak pidana seksual terhadap korban di sebuah gereja di Debord.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

adu ayam online_s128.net_s1288