Operasi polisi palsu memaksa korban untuk bertanya dan menemukan pengantin wanita Jerman

Home / Metropolitan / Operasi polisi palsu memaksa korban untuk bertanya dan menemukan pengantin wanita Jerman

Reporter Jakarta TribunJakarta.com, Muhammad Rizki Hidayat (Muhammad Rizki Hidayat) melaporkan – Kasus pemerasan berubah menjadi polisi palsu untuk seorang wanita kulit putih Jerman.

Korban terpaksa menghabiskan Rp 150 juta untuk menyelesaikan kasus ini sesuai dengan prosedur hukum yang efektif.

Insiden dimulai pada Rabu (17/6/2020). Seorang teman MD mengunjungi seorang warga negara Jerman yang tinggal di sebuah apartemen di Jakarta.

MD menjadi teman dengan wanita Jerman kulit putih yang tidak dikenal sejak lama.

Pada saat ini, dokter membawa metamfetamin dan mengunjungi apartemen temannya.

Tujuannya adalah untuk mengundang wanita kulit putih Jerman menghabiskan malam narkoba. Saya mendapat 150 crore rupee dan bingung ketika mengajukan pertanyaan sepele- “Jadi, MD menyiapkan metamfetamin untuk digunakan bersama korban (istri Jerman WN),” kata kepala staf pada hari Rabu. Kepala Kepolisian Metro Jakarta Pusat, Heru Novianto mengatakan pada konferensi pers. (1/7/2020) .

Saat ini, MD dan wanita kulit putih Den Bro sendirian.

“Akibatnya, MD dan teman-temannya ingin menggunakan narkoba di apartemen,” kata Helu.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

adu ayam online_s128.net_s1288