PSBB Bekasi masih menemukan pemerkosaan pengemudi mobil dan motor pada hari ke 10

Home / Metropolitan / PSBB Bekasi masih menemukan pemerkosaan pengemudi mobil dan motor pada hari ke 10

Tribunnews.com melaporkan Theresia Felisiani

TRIBUNNEWS.COM, implementasi langkah-langkah pembatasan sosial skala besar (PSBB) di kota BEKASI-Bekasi telah memasuki hari kesepuluh.

Namun demikian, masih banyak

Baca: Dihukum satu tahun penjara dan denda Rp 100 juta karena kembali ke negara yang putus asa pada 7 Mei

pengawasan Surveunnews.com, Jumat ( 04/24/2020) Di kota Bekasi di daerah Sumberarta, tampaknya banyak agen telah dipecat dari pengemudi mobil dan motor yang melanggar peraturan PSBB.

“Maaf, Tuan, pokoknya, PSBB, tolong pindah ke belakang,” kata polisi yang diparkir. Mereka juga meminta para penumpang untuk keluar dari mobil dan mundur, di samping itu, petugas juga menghentikan pengendara sepeda motor dan sepeda motor yang tidak mengenakan topeng dan sarung tangan – termasuk pengendara sepeda motor yang masih terhubung secara seri. Mereka tidak mau memverifikasi mereka identitas.

Panit dan kemudian Polisi Kota Bekasi Aiptu Edy Cahyono menjelaskan kepada pengendara bahwa di daerah Kalimalang, jumlah pelanggaran CBDR mulai berkurang. Dia menambahkan bahwa meskipun beberapa orang masih diperkosa.

Eddie melanjutkan dengan mengatakan pagi ini bahwa ada empat mobil pribadi tanpa topeng.

Lalu, enam pengendara sepeda motor tidak memakai topeng, sementara sebelas pengendara sepeda motor masih naik. -Baca: 5 rumah Pekayon Scorch dibakar habis, diduga karena petasan yang dimainkan oleh anak-anak-Edy menambahkan bahwa partainya tidak mengeluarkan tiket karena manajemen kepala polisi mengatakan dia mengatakan fokus pada pencegahan. Berkata: “Meskipun kami tidak memberikan tiket, kami hanya mengajukan banding karena pedoman kepolisian nasional terkait dengan pencegahan coronavirus selama PSBB.”

Leave a Reply

Your email address will not be published.

adu ayam online_s128.net_s1288