Masalah sanksi genap pada Polda Metro PSBB Jakarta: Kami pertama kali berkoordinasi dengan agen transportasi DKI

Home / Metropolitan / Masalah sanksi genap pada Polda Metro PSBB Jakarta: Kami pertama kali berkoordinasi dengan agen transportasi DKI

Tribunnews.com melaporkan Theresia Felisiani

TRIBUNNEWS.COM, Jakarta-DKI Pemerintah Provinsi Jakarta menerapkan kebijakan rubrik selama periode transisi untuk sepeda motor dan mobil selama pembatasan sosial besar (PSBB). Peraturan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Edisi 51 tahun 2020 tentang PSBB selama transisi ke masyarakat yang sehat, aman dan produktif.

Dalam Pergub 51/2020 Pasal 18, paragraf 2, Anies dengan tegas membatasi pembatasan dan cara kendaraan yang aneh. Tidak termasuk 11 jenis kendaraan, salah satunya didasarkan pada aplikasi atau ojol taksi dan kendaraan roda dua dan empat online.

Baca: Anies merilis Pergub baru: Bahkan sistem bilangan ganjil juga cocok untuk dua roda

Baca: Jakarta PSBB Diperpanjang, kinerja Anies Baswedan di pasar aneh: setengah terbuka

lalu jika Seseorang melanggar aturan nomor genap selama periode transisi PSBB, hukuman apa yang akan diterima polisi?

Dimbantas Polda Metro Jaya, Kombes Sambodo Pur nomo mengklaim bahwa ia akan selalu berkoordinasi dengan agen transportasi DKI. Sambodo mengatakan dalam kontak dengan Tribunnews.com, Sabtu (6/6/2020): “Kami akan berkoordinasi dengan Departemen Transportasi DKI.”

Sambodo menjelaskan sanksi yang dijatuhkan oleh kantor tiket dan apakah kutukan lisan dan tertulis dapat digunakan Data agen transportasi DKI telah menentukan segmen mana yang akan menggunakan paritas.

“Jadi, pertama-tama tentukan bagian mana yang akan diterapkan pada bilangan genap. Untuk menjadi pelanggaran lalu lintas, Otoritas Transportasi Jakarta perlu menaikkan rambu-rambu jalan dan menentukan bagian jalan yang digunakan oleh sepeda motor dan templat mobil,” tambah Sambodo.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

adu ayam online_s128.net_s1288