Sejak awal 2020, ada 288 pasien Demam Berdarah di Debord

Home / Metropolitan / Sejak awal 2020, ada 288 pasien Demam Berdarah di Debord

Delhi TRIBUNNEWS.COM-Virus Corona bukan hanya satu-satunya masalah kesehatan yang dihadapi Indonesia, tetapi juga Demam Berdarah Dengue (DBD).

Dari awal 2020 hingga hari ini, ada 288 penderita Demam Berdarah (DBD) di Kota Depok, Jawa Barat.

Ini diteruskan oleh direktur Biro Kesehatan Kotapraja Debonovata setelah dikonfirmasi oleh wartawan.

Baca: Pasien DBD lain meninggal di Gunungkidul dan jumlah kasus meningkat menjadi 345

“Ada total 288 orang. Untuk warga yang meninggal, selalu periksa datanya terlebih dahulu,” Novarita pada Selasa (10 Februari 2020) Beritahu wartawan.

Novarita melanjutkan, jumlah 288 pasien belum meningkat dibandingkan tahun lalu. — -Namun, dia tidak bisa menjelaskan data tentang jumlah pasien demam berdarah dari Januari hingga pertengahan Maret 2019. – “Saya tidak memeriksa data tahun lalu (2019), tetapi tidak meningkat,” tambahnya. — Novarita mengatakan bahwa pentingnya menjaga kebersihan lingkungan untuk mencegah epidemi nyamuk demam berdarah juga membutuhkan peningkatan kesadaran masyarakat.

Baca: 13 pasien DBD meninggal di Kementerian Kesehatan Sikka é: Ini adalah partai Dewa Kehendak

Alasannya adalah bahwa pihaknya telah bekerja keras untuk mensosialisasikan pencegahan penularan nyamuk dengue dengan memperkuat kerja penuh waktunya. Lula mengirim surat kepada bupati untuk menjaga kebersihan dan menghilangkan jentik nyamuk. Dia berkata: “Sekarang, tanggung jawab masyarakat saja harus bertanggung jawab atas kebersihan lingkungan masing-masing, tidak hanya mengandalkan pemerintah.” Artikel ini diterbitkan di Tribunjakarta.com dengan tajuk utama: Sejak awal 2020, sudah ada 288 orang. Pasien demam berdarah terdaftar di Depok

Leave a Reply

Your email address will not be published.

adu ayam online_s128.net_s1288