Waspadalah, siapa pun yang melanggar PSBB Jakarta dapat dipenjara selama satu tahun

Home / Metropolitan / Waspadalah, siapa pun yang melanggar PSBB Jakarta dapat dipenjara selama satu tahun

JAKARTA TRIBUNNEWS.COM – Pemerintah pusat menyetujui proposal pembatasan sosial skala besar (PSBB) yang dilaksanakan oleh pemerintah provinsi DKI di Jakarta.

Menerima tanggapan positif, pemerintah provinsi DKI segera menyetujui proposal `Ayo! ‘ Proposal .

Baca: Dari 7 April (Selasa), Rumah Sakit Darurat Covid-19 Rumah Sakit Atlet Kemayoran akan memiliki 510 pasien yang dirawat di rumah sakit – menurut berita dari Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan malam ini (Selasa dan Kamis) Draft) (04 / PSBB) (07/2020), PSBB secara resmi didirikan di Jakarta pada hari Jumat ini (7 Oktober 2020) – kita tahu bahwa pemerintah pusat juga mengumumkan PSBB secara nasional.

Namun, pusat menunjukkan bahwa setiap pejabat kabupaten provinsi yang ingin menerapkan PSBB di daerah masing-masing harus mengimbangi pusat.

PSBB sendiri memiliki payung hukum, yaitu undang-undang n ° pada tanggal 6 Juni 2018 tentang kesehatan dan karantina.

Dalam hukum, ada juga ketentuan tentang hukum pidana bagi siapa saja yang melanggar semua ketentuan PSBB.

Pasal 93 Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2018 menjelaskan hal ini:

Siapa pun yang tidak mematuhi pelaksanaan karantina sanitasi yang disebutkan dalam Pasal 9 (1) dan / atau menghalangi pelaksanaan karantina sanitasi Untuk memberikan kesehatan masyarakat darurat dengan penjara hingga satu tahun (satu tahun) dan / atau denda hingga Rp 100.000 (satu miliar rupee).

Leave a Reply

Your email address will not be published.

adu ayam online_s128.net_s1288