Ratusan siswa yang kurang beruntung dari DPRD DKI terpaksa masuk sekolah swasta, menyerukan pendidikan untuk memangkas biaya

Home / Metropolitan / Ratusan siswa yang kurang beruntung dari DPRD DKI terpaksa masuk sekolah swasta, menyerukan pendidikan untuk memangkas biaya

Laporan oleh reporter tribunnews.com Danang Triatmojo-TRIBUNNEWS.COM, Wakil Ketua DPRD Jakarta-DKI Zita Anjani mengusulkan untuk membebaskan biaya pendidikan E. – Rilis ini merupakan dampak dari sistem pemilihan jalur partisi PPDB 2020/2021 untuk siswa kurang mampu di sekolah-sekolah pedesaan.

Baca: Hasil PPDB Jawa Tengah: 4.825 kursi sekolah / profesional masih kosong, mundur 2 981

” Saya menerima sistem zonasi yang sama yang dikonfirmasi Zita pada hari Rabu (15 Juli 2020) dan berkata: ‚ÄúSetiap warga negara bisa mendapatkan pendidikan terbaik, tetapi tidak boleh ada diskriminasi. “

” Banyak orang harus putus sekolah karena mereka dipinggirkan oleh masyarakat. Dia menambahkan.

Baca: PPDB Provinsi Jawa Tengah Hasil: 4.825 kursi sekolah / profesional masih kosong, 2.981 mengundurkan diri

Menurut data dari Komisi Kesejahteraan Anak Indonesia (KPAI), setidaknya 106 dari mereka gagal karena sistem pemilihan kriteria usia Siswa PPDB em .

melaporkan ratusan siswa ke Dinas Pendidikan DKI.

Melalui Kementerian Pendidikan, Zita mengimbau agar Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melepaskan siswa-siswa ini melalui Kementerian Pendidikan sehingga mereka dapat belajar di sekolah swasta.

Selain itu, situasi saat ini tidak hanya bahwa ekonomi beberapa orang dipengaruhi oleh pandemi Covid-19.

“Tidak ada daerah yang bisa dibebaskan seperti DKI Jakarta tidak sekaya Breb. -Sebagai perwakilan rakyat, ini adalah tanggung jawab kita semua. Karena itu, mereka yang tidak mampu melakukannya tidak boleh putus sekolah dan harus membantu memasuki sektor swasta.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

adu ayam online_s128.net_s1288