Saksi untuk PD Sarana Jaya yang diduga melakukan korupsi dalam ujian Bareskrim tidak hadir

Home / Metropolitan / Saksi untuk PD Sarana Jaya yang diduga melakukan korupsi dalam ujian Bareskrim tidak hadir

JAKARTA, TRIBUNNEWS.COM – Investigasi terhadap dugaan korupsi pembelian tanah oleh PD Sarana Jaya masih dalam penyelidikan kriminal.

Menurut banyak saksi mata yang diperiksa di Dittipikor dari Badan Kepolisian Nasional. , Tentu saja tidak. .

Ini disetujui oleh Brigadir Jenderal Argo Yuwono dari Karo Penmas, Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia, dan tim media mengonfirmasikannya pada Kamis (3 Desember 2020).

— “Pemeriksaan silang saksi berlanjut. Ada lima orang yang hadir kemarin. Dua orang hadir, tiga orang tidak berdaya,” kata Argo. Film horor “Komandan di Langit”: Pikirannya terhalang-menurut Agro, tiga saksi yang tidak hadir akan dijadwal ulang. Dia berharap para saksi akan bekerja sama.

Argo mengungkapkan bahwa saksi-saksi ini tidak semuanya pegawai PD Sarana Jaya. -Mengenai konten inspeksi dari dua saksi yang menyelesaikan panggilan pengadilan, Argo tidak akan mengungkapkan.

Baca: Fakta Polisi, Penindasan dan Korban Perkosaan: Agar Modal Perkawinan diilhami oleh reality show

Untuk informasi lebih lanjut tentang PD, Dana Jakarta BUMD adalah kepala Sarana Jaya dan ia bertanggung jawab untuk mengelola strategi modal Pengembangan proyek real estat.

Diantaranya, pengembangan area utama Tanah Abang telah menjadi pengembangan dunia dengan harga Rp.0 (juga dikenal sebagai DP 0 Rupiah Indonesia).

Hubungan masyarakat independen Sarana Jaya Keren Margaret Vicer mengkonfirmasi keberadaan bantuan panggilan Bareskrim untuk banyak karyawannya.

“Ya, kami menerima panggilan pengadilan dari Bareskrim mengenai masalah ini, dan juga menanyai beberapa karyawan,” kata Karen, Selasa (3 Oktober 2020).

Pada titik ini, Karen mengatakan partainya akan bekerja sama. Adapun rincian kasusnya, dia tidak mau mengungkapkan. Dia menekankan: “Dalam hal detail, kami masih belum tahu, karena ini adalah tugas polisi. Kami hanya ditanyai, kami kooperatif. “Baca: Virus Corona sembuh, pasien berusia 6 tahun dan 14 kembali dari Rumah Sakit Persahabatan-Dampak dari penyelidikan ini adalah bahwa DDP DKI Jakarta akan mengumpulkan Sarana Jaya untuk mendapatkan informasi dan membahas dugaan korupsi selama pembelian aktivis 2018-2020.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

adu ayam online_s128.net_s1288