Gubernur Anies menentang pengusaha dan memiliki masalah membuka pusat perbelanjaan di Jakarta sejak 5 Mei 2020

Home / Metropolitan / Gubernur Anies menentang pengusaha dan memiliki masalah membuka pusat perbelanjaan di Jakarta sejak 5 Mei 2020

Jakarta TRIBUNNEWS.COM – Gubernur Anies Baswedan dan Presiden Asosiasi Manajemen Pusat Perbelanjaan Indonesia (APPBI) memiliki perselisihan sengit tentang pembukaan 67 pusat perbelanjaan pada 5 Juni 2020. Bahkan Anies menunjukkan bahwa pembukaan proyek pada 5 Juni 2020 di pusat perbelanjaan hanyalah ilusi.

Kompas.com Selasa (26/5/2020), Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengklaim bahwa pemerintah provinsi (Pemprov) belum menentukan kapan pusat perbelanjaan atau pusat perbelanjaan ibukota Akan melanjutkan operasi.

Ini adalah berita bahwa pusat perbelanjaan Jakarta akan dibuka kembali pada tanggal 5 Juni 2020 setelah berakhirnya fase pembatasan sosial skala besar (PSBB) ketiga.

“Karena itu, jika seseorang saat ini mengatakan bahwa pusat perbelanjaan akan dibuka pada 5 Juni, itu adalah imajinasi dan fiksi,” kata Anis di antara komentar. Selasa (26/5/2020) Lebaran 2020 surut pada 47 km dari jalan tol Jakarta-Kampik Barat.

Baca: Wow, Gajah Tunggal dijadwalkan untung pada 2019, tetapi staf pabrik mengatakan, tol telah ditetapkan- — Pada saat yang sama, Asosiasi Manajer Pusat Belanja Indonesia (APP BI) secara resmi merilis daftar 67 pusat perbelanjaan DKI, pusat-pusat perbelanjaan ini akan dibuka pada 5 Juni, dan enam pusat perbelanjaan lainnya akan pada 8 Juni 2020 Hari pembukaan.

Baca: Helmy Yahya tidak mau mengomentari penunjukan Brotoseno Faith sebagai kepala TVRI

Presiden APPBI Ellen Hidayat mengatakan bahwa alasan untuk membuka kembali puluhan pusat perbelanjaan adalah karena pengoperasian pusat perbelanjaan Manajer, pengecer atau penyewa menghadapi hukum kesulitan keuangan beberapa waktu lalu.

Baca: Seperti Menebak Tebakan, kebijakan Corona Jokowi juga tidak jelas- “Dampak ini juga secara langsung memengaruhi karyawan yang menganggur yang tidak memiliki tabungan untuk menghidupi keluarga mereka.”

“Jadi, untuk mendorong ritel Bisnis dan penyewa, terutama perusahaan kecil dan menengah yang mengharuskan pusat perbelanjaan segera dibuka, “katanya dalam pernyataan resmi yang diterima Kompas.com, Rabu (27/5/2020). -Ellen berharap bahwa pembukaan kembali pusat perbelanjaan akan membantu mempromosikan pengembangan ekonomi nasional dan meningkatkan ketahanan ekonomi Indonesia.

Selain itu, Ellen juga melaporkan bahwa pemerintah telah mendorong pengusaha untuk mulai berurusan dengan Covid-19.

Selain itu, Menteri Kesehatan telah mengeluarkan perintah dan rencana untuk mengakhiri PSBB DKI ketiga pada tanggal 4 Juni 2020.

Nantinya, untuk meningkatkan keamanan dan kenyamanan pembeli, Ellen mengatakan bahwa manajer toko akan menerapkan prosedur eksploitasi standar (SOP) selama pandemi Covid-19.

Penulis: Elsa Catriana

Artikel ini memiliki alasan untuk ingin membuka kembali judul Pengusaha ini 67 pusat perbelanjaan di Jakarta pada Kompas.com 5 Juni

Leave a Reply

Your email address will not be published.

adu ayam online_s128.net_s1288