Anies menjelaskan perbedaan antara program pemulihan dan rehabilitasi Ancol selama periode Ahok

Home / Metropolitan / Anies menjelaskan perbedaan antara program pemulihan dan rehabilitasi Ancol selama periode Ahok

Report oleh Tribunnews.com reporter Larasati Dyah Utami

Jakarta, TRIBUNNEWS.COM – Gubernur Jakarta Anies Baswedan mendengar jalan Anker menuju kebangkitan, yang menyebabkan kontroversi. — Karena pada masa Gubernur Basuki Tjahaja Punama atau Ahok, banyak orang sangat menentang rehabilitasi karena dianggap berbahaya bagi nelayan. Dalam video itu, dia mengatakan bahwa tanah yang digunakan untuk memperluas wilayah Anko adalah hasil dari lumpur lumpur di 13 sungai di Jakarta untuk mencegah banjir. Anies mengatakan, Sabtu (11 November 2020) di YouTube resmi pemerintah provinsi DKI di Jakarta.

“Ada 13 sungai dengan total panjang lebih dari 400 kilometer. Ada lebih dari 30 waduk, dan sedimentasi akan terjadi secara alami. Oleh karena itu, waduk dan sungai jarang, dan terus menerus jarang … kemana lumpur pergi dan kemana itu diendapkan dalam An? Area Cole, “lanjutnya.

Pengerukan akan berlanjut untuk waktu yang lama, menghasilkan 3,4 juta meter kubik lumpur di daerah Ankor. -Anies mengatakan bahwa proyek restorasi Ancol berbeda dari proyek restorasi yang ia blokir di 17 pulau. Menurutnya, ini tidak melindungi warga Jakarta dari bencana apa pun.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

adu ayam online_s128.net_s1288